Ikut Uji Kompetensi Wartawan, 15 Jurnalis Siantar Dinyatakan Berkompeten
PEMATANGSIANTAR, MOI – Dari 18 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXVIII Kota Pematangsiantar tahun 2019, sebanyak 15 jurnalis dinyatakan berkompeten.
Hammam Soleh mengatakan, wartawan baik media cetak, elektronik, maupun online memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pembangunan Kota Pematangsiantar. Namun, perlu adanya peningkatan kualitas maupun mutu bagi wartawan agar mampu menyajikan informasi yang dapat oleh masyarakat.bermanfaat bagi masyarakat dan perkembangan Kota Pematangsiantar.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar terus mendorong peningkatan kualitas dan mutu penyajian berbagai informasi yang disampaikan oleh wartawan. Wartawan atau media memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pembangunan Kota Pematangsiantar,” katanya.
Menurutnya, wartawan berperan membantu mengawal semua program maupun kinerja pemerintah dalam membangun Kota Pematangsiantar.
Pemerintah, sambungnya, juga perlu kritik dan masukan yang membangun, yang menjadi peran para wartawan.
“Kalau tidak ada wartawan, segala bentuk kinerja pemerintah tidak ada yang mengawasi,” ucapnya.
Namun informasi yang disampaikan wartawan, katanya lagi, harus benar, seimbang, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Foto : Para penguji UKW foto bersama Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar.
“Kami berharap lewat UKW ini semakin meningkatkan kompetensi wartawan dalam menyajikan informasi yang dapat bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat kita lanjutkan ke depannya,” tandasnya.Hammam Soleh juga berpesan, para wartawan yang telah dinyatakan berkompeten dapat melaksanakan tugasnya sesuai profesi. Selain itu juga terus memberi motivasi bagi para peserta yang belum dinyatakan berkompeten, dan yang belum mengikuti uji kompetensi.
Sementara itu, Ketua PWI Sumut Hermansyah mengatakan setelah pelaksanaan UKW ini selesai, maka angkatan XXVIII ini menambah para wartawan yang berkompeten di Sumut, menjadi 767 orang.
Selain itu, ia juga mengingatkan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan wartawan. Salah satunya berkaitan dengan tulisan yang enak dibaca. Karena selain mencari informasi, bacaan yang sangat komunikatif dan dengan bahasa yang luwes akan lebih memudahkan setiap pembacanya. Para penguji yakni Eka Putra, M Syahrir, Dedy Syahputra, dan Ketua PWI Sumut Hermansyah. (Susan)