Bupati Tangerang Tinjau Gedung Baru Polres Kota Tangerang Dengan Konsep Smart Building

TIGARAKSA, MOI – Bupati Tangerang A Zaki Iskandar meninjau dan berkeliling ke setiap Gedung Polres kota Tangerang bersama Kapolresta Tangerang Kombes. Pol. H. Ade Ary Syam Indradi, Kamis (23/01/20)

Bupati Tangerang A zaki iskandar mengatakan, Gedung polresta ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memanfaatkan teknologi informasi yang canggih maka gedung ini di merupakan gedung smart building,

Lanjut Zaki, pemanfaatan teknologi informasi seperti gedung ini dapat menjadi motivasi kepada anggotanya agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya pelayanan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

“Semoga dengan adanya Gedung smart building Polresta Tangerang ini dapat lebih meningkatkan motivasi dan semangat kita semua khususnya segenap Jajaran Polresta Tangerang dalam menjalankan Tugas utama yaitu menciptakan Kabupaten Tangerang yang aman dan nyaman” ucap Zaki

Zaki juga mengatakan, mudah-mudahan Agustus ini Sudah bisa di gunakan dan di resmikan agar pelayanan dapat cepat di rasakan oleh masyarakat Kabupaten Tangerang

Kapolresta Tangerang Kombes. Pol. H. Ade Ary Syam Indradi juga mengatakan, konsep smart building untuk gedung baru Polres Kota Tangerang merupakan upaya meningkatkan pelayanan prima serta meningkatkan kepercayaan publik.

Lanjutnya, Smart building adalah konsep bangunan yang menggunakan sistem otomatisasi yang mengacu pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

“Dengan smart building, Polres Kota Tangerang siap menjadi Polisi yang profesional, modern, dan terpercaya,” tuturnya. (Red/Diskominfo)

Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Siswa, SMA Negeri 17 Kab.Tangerang Adakan Kegiatan Study Tour Goes To Campus

H. Fahruzi M,Pd, Kepsek SMA Negeri 17 Kab. Tangerang

KAB. TANGERANG, MOI – Dalam peningkataan kualitas siswa/i dibidang akademik maupun non akdemik diperlukan perluasan wawasan diluar kegiatan KBM, yang mampu membuka pola pikir dalam hal perkembangan dunia luar.

Atas dasar inilah SMA Negeri 17 Kab. Tangerang ingin mengadakan
Moment Study Tour Goes to Campus yang bertujuan untuk meningkatan kualitas kompetensi para peserta anak didik ditingkat pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), Salah satu jenjang pendidikan yang menuju perguruan tinggi.

Rencana SMAN 17 Kab. Tangerang Goes To Campus

Hal demikian termasuk landasan pembekalan dasar, yang menjadi suatu fondasi bagi para siswa/i untuk mampu bersaing dalam pengembangan kualitas dibidang akademik maupun non akademik diperguruan tinggi yang diinginkan oleh peserta anak didik di SMAN 17 Kab. Tangerang – Banten” Demikian dikatakan Drs. H. Farozi M, Pd diruang Kantor kerjanya, Senin 12/12/2019 kepada Media Otonomi Indonesia, terkait terealisanya kegiatan musyawarah antar wali murid dengan Komite sekolah tersebut secara efektif dan efisien” menurutnya.

Suasana Rapat Komite Sekolah Dengan Orang Tua Murid

Hasil musyawarah mufakat antara komite sekolah dengan orang tua/wali murid terjadilah kesepakatan, maka partisifasi orang tua/wali murid dalam mendukung kegiatan study tour tersebut sebesar Rp 1.900.000 per siswa/i dari jumlah 349 orang siswa/i.

Atas dasar demikian H Fahruzi M,Pd, selaku Kepsek SMA Negeri 17 Kab. Tangerang, sangat terharu dan bersyukur kepada Allah Swt, tentang adanya hasil musyawarah Alhamdulillah, para orang tua wali murid maupun komite sekolah sepakat dan menyetujui anggaran tersebut “jelasnya

Suasana Rapat Komite Sekolah Dengan Orang Tua Murid

Mekanisme peruntukan dana tersebut, H Fahrurozi, M Pd mengatakan untuk memfasilitasi sarana dan fasilitas kebutuhan selama kegiatan berlangsung dan dikoordinir oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Pembinaan Kesiswaan (BPKS) Bapak Winarno, SPd, M.Pd “jelasnya

Ketika hal tersebut dikonfirnasikan kepada Winarno, selaku pembinaan kesiswaan di SMAN 17 Kab. Tangerang Ia mengaku bahwa kegiatan study tour adalah hasil musyawarah orangtua dan komite sebesar Rp 1.900.000 dengan jumlah peserta 340 siswa/i, dengan sumbangan yang sudah ditentukan nilai nominalnya ini, menurut Winarno tidak masuk kategori pungli karena berdasarkan hasil rapat musyawarah orang tua wali murid dan komite sekolah “akuinya (Alfian)

Petugas Jaga Tahanan Polres Banjar Tingkatkan Kewaspadaan

BANJAR, MOI – Petugas jaga tahanan senantiasa melakukan pemeriksaan barang bawaan demi keamanan dan keselamatan pada saat jam berkunjung atau jam besuk tahanan, tujuannya untuk antisipasi barang berbahaya yang akan masuk ruang tahanan.

Petugas jaga tahanan Polres Banjar dipimpin oleh Iptu Yudi Ritiyanto, melaksanakan pengecekan barang bawaan para pembesuk pada saat jam besuk tahanan, guna menghindari terjadinya gangguan hal-hal yang tidak diinginkan

”Kami lakukan pemeriksaan barang bawaan pembesuk, guna hindari barang berbahaya masuk ruang tahanan,” ucap Iptu Yudi

Lebih lanjut Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana melalui Paur Subbag Humas Bripka Shandi Rona menjelaskan, bahwa anggota yang ditugaskan jaga tahanan harus senantiasa menekankan peningkatan keamanan dan kewaspadaan kepada penjagaan tahanan dari ancaman yang tidak diinginkan

“Memeriksa dengan jeli dan teliti sudah menjadi tanggung jawabnya proses pemeriksaan mulai dari barang bawaan, termasuk makanan. Bahkan kue yang memanjang juga harus dipotong-potong guna memastikan isinya tidak ada benda berbahaya.”ujarnya, Kamis (23/1/2020)

“Itu semua sebagai langkah antisipasi adanya penyelundupan barang maupun benda berbahaya ke dalam Rutan tentunya kita akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap pengunjung,” tambah Paur Subbag Humas Bripka Shandi. (Yudhi’s)

As SDM Irjen Pol Eko Indra Heri Resmikan Gedung Assessment Center Polda Jabar

BANDUNG, MOI – As SDM Irjen Pol. Dr. Eko Indra Heri S., M.M yang di dampingi oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M meresmikan Gedung Assessment Center Polda Jawa Barat di Mapolda Jawa Barat Bandung, Rabu (22/01/2020).

Gedung Assessment Center Polda Jawa Barat dengan luas 429 m2 mulai dibangun sejak tanggal 19 Agustus 2019 atas kerja sama Polda Jabar dengan Pimpinan Wilayah BRI Bandung melalui hibah anggaran CSR yang mencapai Rp 800 juta dengan beberapa fasilitas seperti ruang cat, ruang diskusi, ruang wawancara,ruang tunggu assessi dan mushola.

Pembangunan Gedung Assessment Center merupakan wujud nyata dari implementasi 2 program prioritas Kapolri yaitu :

1. Mewujudkan SDM yang unggul
2. Sinergitas polisional yang proaktif

Dalam sambutannya As SDM menyampaikan bahwa Gedung Assessment Center merupakan salah satu upaya nyata program prioritas Kapolri untuk mewujudkan  SDM yang unggul.

“Assessment Center merupakan salah satu metode yang sampai saat ini hasilnya paling sesuai dalam memberikan saran kepada pimpinan untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, terutama dalam menilai soft competency”, jelasnya.

Saat ini Assessment Center Polri telah berinovasi dengan membangun virtual assessment dalam penilaian kompetensi anggota Polri dan aparatur sipil negara dengan metode mengubah simulasi dalam Assessment Center tradisional menjadi desktop simulations dimana peserta dapat mengikuti simulasi Assessment Center menggunakan computer/laptop dengan tidak menghilangkan esensi dan dapat mengurangi waktu dan biaya.

Assessment Center Polri telah menerapkan Post Assessment Center di seluruh jajaran SDM Polda dalam bentuk program TMCC training, mentoring, coaching dan konseling. Upaya perawatan personil secara terpadu yang melibatkan narasumber, mentor, pembimbing/pelatih dan psikolog untuk mengembangkan kompetensi pegawai negeri pada Polri.

Nantinya Gedung Assessment Center akan digunakan pada kegiatan pengembangan SDM Polri dan kegiatan kerja sama dengan instansi pemerintah lainnya, serta menjadi tempat untuk kegiatan manejemen talenta Polri, promosi jabatan terbuka, pemetaan kompetensi calon pejabat Polri dan seleksi penugasan di luar struktur organisasi Polri.

Acara yang dihadiri oleh Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol. Drs. Solichin, SH, Pimpinan BRI wilayah Bandung, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jawa Barat, Assesor Polda Jawa Barat Gedung Assessment Center serta seluruh staf, ditutup dengan bercengkrama dan foto bersama. (Yudhi’s/Humas Pol)

Sekda Kab. Tangerang Berikan Penghargaan Kepada Pegawai Terbaik RSUD Balaraja

BALARAJA, MOI – Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan penghargaan kepada pegawai terbaik tahun 2019 RSUD Balaraja. Pemberian penghargaan tersebut dilakukan di Halaman RSUD Balaraja. Selasa, (21/1/2020).

Pemberian penghargaan pegawai terbaik RSUD Balaraja Tahun 2019 dilakukan ketika Apel pagi di RSUD Balaraja, dan Sekda Kab. Tangerang sendiri yang menjadi Pembina Apel dan memberikan penghargaan tersebut.

Dalam Amanatnya Sekda mengatakan, bahwa inovasi RSUD Balaraja dalam pemberian penghargaan pegawai terbaik ini sangat di apresiasi oleh Bupati, meskipun hanya piagam penghargaan yang terpenting adalah maknanya dari piagam tersebut, penghargaan tersebut setiap tahun diberikan sahingga berdampak pada kinerja.

“Penghargaan ini jangan dilihat dari piagamnya, tapi makna yang terkandung dari penghargaan tersebut bisa berdampak pada kinerja pegawai maupun dokter setiap tahunnya ini diberikan makanya memberikan kontribusi positif terhadap yang diberikan penghargaan supaya berupaya untuk terus memelihara tingkat kinerja nya,” tuturnya.

Sekda menambahkan bahawa kita semua harus semangat dalam rangka memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, keramahan dan santunnya pegawai RSUD Balaraja sangat luar biasa, dan kedepan mari terus ditingkatkan lagi terkait pelayanan, respons cepat, serta cepat tanggap harus terus ditingkatkan terus.

“dari sisi keramahan dan kesantunan sudah luar biasa tinggal tadi terkait masalah cepat tanggap respon dan sebagainya Inilah yang harus kita bangun dan untuk terus ditingkatkan dari waktu-kewaktu agar masyarakat merasa terlayani dengan baik,” Pintanya.

dr. Hj. Renianti selaku Dirut RSUD Balaraja mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan ini dilakukan rutin setiap tahun diberikan kepada pegawai dan dokter untuk memotivasi dan memberikan semangat agar mereka bisa memberikan kontribusi yang baik bagi RSUD Balaraja.

“penilaian ini dilakukan oleh independen, dan ada beberapa aspek yang menjadi penilaian seperti kehadiran, respon dalam melayani masyarakat, keramahan, tidak pernah mendapatkan komplen, dan aspek lainnya, dan ini adalah bentuk apresiasi dari kami kepada pegawai,” kata Reni.

Reni menjabarkan tahun 2019 RSUD Balaraja memberikan penghargaan pegawai terbaik kepada 4 orang :

(1). Dokter spesialis terbaik (dr. Amir Soleh); (2). Kepala instalasi terbaik (dr. Budi Cahyadi) ; (3). perawat terbaik (Neneng Marfuah) ; (4). tim akreditasi terbaik (drg. Erfin Kirana)

Sementara itu salah satu penerima penghargaan Dokter Spesialis terbaik dr. Amir Soleh mengungkapkan kegembiraan dan kebahagiaannnya karena bisa meraih predikat pegawai terbaik (dokter Spesialis terbaik) dari RSUD Balaraja, Ia merasa tidak menyangka bisa meraih predikat pegawai terbaik.

“saya kaget bisa meraih predikat ini, karena pada dasarnya kami melayani masyarakat yang datang dengan sepenuh hati tanpa pandang bulu,” Katanya. (Red/Diskominfo)

Pemkab Tangerang Gelar Rakor Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Tentang Perbup No 47/2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Bertonase Berat

TANGERANG, MOI – Pemerintah Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Tentang Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 tahun 2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Bertonase Berat guna mencari solusi untuk pemarkiran kendaraan yang terlanjur masuk wilayah Tangerang dan penambahan personil petugas

Rapat ini di hadiri langsung oleh Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Dandim 0510 Letkol Infantri Parada Warta Nusantara Tampubolon, Kabag Ops Polresta Tangerang Dodid, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto, para kepala OPD dan camat terkait, bertempat Pendopo Bupati Tangerang. Senin (20/01/2020).

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, Keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang tentang Perbup No. 47 tahun 2018, tentang pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang bertonase berat yakni pukul 22:00-05:00 memang tak main-main.

“kali ini akan di lakukan penindakan tegas bagi para pelanggar Perbub No.47 ini, bahkan bisa dengan melakukan penilangan bagi pelanggar” tegasnya.

Zaki juga mengatakan, kami kembali mengadakan rapat koordinasi tentang penerapan Perbup No. 47 guna mencari solusi untuk pemarkiran kendaraan yang terlanjur masuk wilayah Tangerang dan penambahan personil petugasnya

“Mudah mudahan dengan terlaksananya acara ini kita dapat masukan dan solusi untuk lebih tegas dalam penerapan Perbup No. 47 ini” ucap Zaki

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Agus suryana juga mengatakan, Saya berterimakasih kepada semuanya yang sudah bekerja keras dan membantu serta mendukung petugas kami dalam menindak perbup 47

“Mudah-mudahan terlaksananya kegiatan ini mendapatkan solusi dan kita bisa bersama-sama lebih tegas dalam menegakan Perbup 47” ucap Agus (Red/diskominfo)

Sekda Prov. Sumsel Himbau ASN Pemprov Siapkan Antisipasi Ancaman Bencana 

 

PALEMBANG, MOI – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan H. Nasrun Umar bertindak menjadi inspektur upacara (Irup) dalam upacara gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Halaman Kantor Gubernur, Jumat (17/01/2020) pagi.

Dikatakan Nasrun Umar, pelaksanaan upacara ini sebagai wujud pengabdian dan tanggungjawab bagi aparatur sipil negara. Juga sebagai upaya untuk meningkatkan disiplin dan etos kerja aparatur dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu melalui upacara ini, Nasrun juga berharap dapat terjalin komunikasi dan silaturahmi antar ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sehingga dapat memupuk rasa persaudaraan, persatuan dan kerjasama.

“Itu  salah satu alasan kenapa pada hari ini dan setiap tanggal 17 akan dilaksanakan upacara gabungan,” kata Nasrun.

Dalan sambutannya juga Nasrun menyampaikan apresiasi setinggi- tingginya kepada seluruh jajaran ASN yang hadir

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal  atas nama pribadi dan pemerintah provinsi Sumatera Selatan saya mengucapkan terimakasih apresiasi kepada seluruh ASN yang hari ini hadir karena dapat menggambarkan sebagai ASN yang disiplin .” ujarnya

Menurut Sekda pentingnya menjaga lingkungan wajib harus ditanamkan sejak dini karena lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup. Apabila lingkungan tidak dijaga dengan baik menurutnya akan berpotensi menimbulkan kerusakan yang akan berakibat pada manusia itu sendiri.

“Sekarang kita sedang menghadapi musim penghujan, dan puncaknya pada bulan Januari dan Februari, untuk itu kita perlu mempersiapkan segala menghadapi sesuatunya untuk ancaman-ancaman bencana yang diakibatkan oleh perubahan musim ini seperti bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lain-lain.” Tegasnya

Nasrun juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD yang dimana harus menjadi contoh yang baik demi terciptanya pekerjaan yang nyaman dan semangat.

“Saya menghimbau kepada selurug Kepala OPD agar dapat menjadi contoh bagi para bawahannya demi terciptanya Pekerjaan yang nyaman dan semangat.” Himbaunya (Red/Humas)

Melalui Focus Group Discusion (FGD) Bupati Tangerang Serius Mengembangkan E-Learning Di Kabupaten Tangerang

CURUG, MOI – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar serius meningkatkan pendidikan di kabupaten tangerang dengan menerapkan sistem Homeschooling dan e-learning di setiap sekolahan, keseriusan ini di buktikan dengan mengundang mahasiswa dan praktisi pendidikan di Kabupaten tangerang dalam acara Focus Group Discusion (FGD) di hotel yasmin kecamatan Curug. Rabu (15/01/20).

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengatakan, Tujuan diadakannya diskusi terbuka ini merupakan ajang bertukar pendapat, saran dan informasi untuk mencari informasi dan mengembangkan Sistem Homeschooling dan E-Learning Di kabupaten Tangerang beberapa perwakilan universitas organisasi mahasiswa dan praktisi pendidikan di kabupaten Tangerang pun saya undang agar bersama sama memajukan pendidikan Di kabupaten Tangerang

“Semoga dengan di selenggarakannya acara ini dapat membangun pendidikan di kabupaten Tangerang lebih baju dan lebih modern lagi” ucap Zaki

Juanda Kabid kesiswaan pendidikan dasar menengah pada kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang mewakili mentrian pendidikan Republik Indonesia mengatakan, Banyak yang saya dapat pelajari dari acara Focus Group Discusion (FGD) di Kabupaten Tangerang ini, dan saya tertarik dengan sistem Homeschooling ini, tentu ini akan saya bahas kepada bapak mentri agar kita tindak lanjuti kembali

“Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik untuk membangun dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Tangerang” kata Juanda

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Drs H Syaifullah MM mengatakan, Di selenggarakannya acara ini untuk mencari Inopasi atau trobosan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat kabupaten Tangerang, karna Kabupaten Tangerang sendiri memiliki siswa Sekolah Dasar (SD) sebanyak 42.547 dengan 755 Gedung Sekolah dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 21.820 dengan 84 Gedung Sekolah.

“Kita harus menyongsong revolusi pendidikan dengan Inovasi baru dan Teknologi untuk mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju ini” pungkasnya (Red/Diskominfo)

Bimbingan Teknis Aplikasi Pengaduan “Tangerang Gemilang” dan Sistem Informasi Manajemen Persuratan Elektronik (Simpatik)

TIGARAKSA, MOI – Perwakilan 29 kecamatan se Kabupaten Tangerang mengikuti  Bimbingan Teknis Aplikasi Pengaduan ‘Tangerang Gemilang’ dan ‘Simpatik’ (Sistem Informasi Manajemen Persuratan Elektronik) yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tangerang, bertempat di Ruang Rapat Wareng Gedung Setda Puspemkab Tangerang pada Senin, (13/01/2020).

Bangbang Ismail selaku Kabid Telematika Diskominfo Kab. Tangerang menyampaikan bahwa Diskominfo sudah melakukan pembangunan dan pengembangan Aplikasi Simpatik dan Tangerang Gemilang dan oleh karena itu sosialisasi untuk diterapkan di OPD dan Kecamatan di Kab. Tangerang terus digalakan agar aplikasi tersebut bisa tersosialisasi dengan baik.

“Aplikasi Simpatik ini dibangun untuk Manajemen Persuratan Elektronik gunanya untuk memudahkan distribusi dan disposisi persuratan di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan aplikasi Tangerang Gemilang ini diperuntukkan untuk pelaporan dan pengaduan masyarakat,” Kata Bangbang.

Bangbang yakin dan optimis bahwa kedua aplikasi tersebut bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan Bupati dan tentunya harapan kita semua. Dan kedepan aplikasi tersebut akan terus ditingkatkan dan diperbaiki agar berjalan dengan baik.

Sementara itu Heru Susanto kasi pengelolaan data elektronik dan statistik Diskominfo Kab. Tangerang mengungkapkan, dengan adanya aplikasi Simpatik dan Tangerang Gemilang ini tentunya agar bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat luas luas.

“Aplikasi Gemilang ini nanti tolong sampaikan ke teman-teman, kemasyarakat silakan buka di Play Store ya atau Google Play cari Gemilang akan keluar, aplikasi di sini khususnya untuk pengaduan nanti bisa menggunakan Gemilang,” ucap Heru.

Heru juga menjelaskan terkait aplikasi Simpatik ini akan memudahkan OPD untuk urusan surat menyurat dan nantinya juga bisa menjadikan efisiensi penggunaan kertas di Pemerintahan Kab. Tangerang. (Red/Diskominfo)

Asosiasi Pengelola CSR RI Turun Ke Simalungun Bangun Lampu Jalan

SIMALUNGUN, MOI – Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Divisi Keuangan asosiasi pengelola Corporate Sosial Responsibility (CSR) Republik Indonesia (APCRI)  Mochammad Taufik E dan Choirul Mashudi S.E  langsung turun ke Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Simalungun Kecamatan Dolok Batu Nanggar Desa (Nagori) Dolok Ilir I untuk survei lokasi pembangunan  lampu jalan dari tenaga surya, sabtu (11/01/ 2020)

Taufik saat ditemui wartawan menyatakan dana CSR baik dari dalam negeri maupun luar negeri jumlahnya sangat besar kurang lebih 136 T. Maka sesuai dengan tujuan APCRI yaitu menyalurkan dana yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

“Jumlahnya ,(CSR-red) sangat besar dan kami dari pengurus APCRI memiliki tanggung jawab yang besar juga untuk menyalurkannya agar tepat sasaran.Inilah sebabnya kami langsung turun untuk melihat desa – desa terutama yang sangat perlu sentuhan APCRI. Bahkan kami sudah meninjau desa desa di Kabupaten yang ada di Papua, karena banyak saudara saudara kita di Papua masih tertinggal dan butuh penerangan, ” tukas Taufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, memang pihaknya baru terbentuk kurang lebih dua bulan, namun harus  diingatkan kepada rekanan yang mau bergabung dengan APCRI, agar memenuhi standar yang telah ditentukan.

“Kalau tidak memenuhi standar, APCRI dengan tegas tidak akan melayani , karena untuk realisasi nantinya kami ada prosedural tersendiri,” ujar Taufik

Sementara itu, Choirul Mashudi menyatakan dirinya bergabung di APCRI sejak tahun 2018, dan mengaku sangat memahami segala prosedural yang ada, baik itu didalam APCRI maupun diluar APCRI. Bahkan, selama ini diakuinya penyaluran CSR kurang baik.Sehingga untuk ke depan ia berharap, penyaluran CSR selanjutnya akan lebih baik dalam realisasinya.

“Mari kita semua bergandengan tangan untuk peduli dengan Negara kita tercinta yaitu dengan ikut terlibat memajukan Desa/Nagori yang ada di Indonesia, dan saya berharap CSR ini bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah dan perusahaan di sekitarnya,”tukas Mashudi

Masih  kata Mashudi, buat rekanan, ia menjamin segala tahapan akan dijelaskan dengan rinci, baik itu Surat Perintah Memulai Kerja (SPMK) dan tahapan selanjutnya hingga pekerjaan final.

“Misalnya bahwa setelah pengggalian dan pembuatan pondasi lampu, biasanya ditunggu sebulan, baru bulan kedua setelahnya tiang diletakkan, untuk pemasangan lampu sangat mudah sistemnya, hanya tiga sambungan karena telah dirakit pabrik, sehingga rekanan hanya memasang saja. Sedangkan untuk mengontrol lampu, APCRI bisa melakukannya dari Jakarta dengan sistem komputerisasi terpadu, sehingga hal ini sangat membantu untuk mengetahui keadaan lampu tersebut.Bantuan ini bertahap, untuk saat ini terealisasi hanya 20 Nagori saja” tambah Mashudi.

Nagori yang mendapat jatah CSR tersebut di Kecamatan Dolok Batu Nanggar ada 14 Nagori yaitu Nagori Dolok Ilir I, Padang Mainu, Dolok Tenera, Bahung Kahean, Dolok Ilir II, Silenduk, Bah Tobu, Bandar Selamat, Bahung Kahean, Dolok Merangir I, Dolok Merangir II, Kahean, Dolok Kataran dan Padang Mainu. Program ini juga didapatkan dua Nagori di Kecamatan Tapian Dolok yakni Nagori Naga Dolok dan Nagori Dolok Simbolon, selanjutnya empat Nagori ada di Gunung Maligas akan menyusul, karena pihak APCRI masih akan meninjau.

Judiman sebagai koordinator pangulu di Kecamatan Dolok Batu Nanggar menyatakan dirinya  sangat berterimakasih untuk pengurus Program pengelola Corporate Sosial Responsibility (CSR) Republik Indonesia (APCRI) yang turun lansung ke lapangan.

“Saya tidak menyangka dari Jakarta mereka langsung turun melihat kondisi kami di Desa/Nagori. Bantuan ini sudah lama diharapkan masyarakat, karena pada saat menjelang malam  banyak aktivitas yang berhenti, akibat suasana desa yang gelap gulita di sepanjang jalan,sehingga masyarakat desa waswas bila melakukan aktivitas atau keluar pada malam hari.Dengan adanya 25 titik lampu jalan nantinya masyarakat pasti bisa memanfaatkannya dengan baik,dan kondisi desa juga pasti akan semakin minim tindak kejahatan di sepanjang jalan -jalan di nagori kami akibat sudah terang benderang,” kata Judiman.

Judiman berharap ke depan warga desa juga membutuhkan perhatian APCRI yang lain, misalnya perbaikan jalan, karena jalan Nagori Dolok Ilir I ini merupakan penghubung jalan menuju 5 Nagori lainnya, namun kondisinya rusak parah. (Susan)

1 2 3 5