Alumni SMPN 3 Banguntapan Bantul DIY Berikan Bantuan Air Bersih

 

WONOSARI – Berdampak dari kemarau yang berkepanjangan pada masyarakat Gunung Kidul khususnya Dusun Banombo  Desa Pucanganon Rongkop Gunung Kidul DIY mengakibatkan sangat minim adanya air bersih. Padahal itu air bersih adalah salah satu kebutuhan pokok yang sangat di utamakan untuk kebutuhan sehari hari.

Oleh Keadaan ataupun situasi seperti itu Alumni SMPN 3 Banguntapan Bantul DIY tergerak hatinya untuk memberikan bantuan air bersih, adapun pemberian bantuan air bersih itu secara simbolis diberikan kepada Kepala Dusun Banombo Kalurahan Pucanganom Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunung Kidul DIY Bpk Tuparto dan Pak Amin oleh Ketua Alumni SMPN3 Banguntapan Bantul DIY alumni tahun 1991 Bpk. Haryono dan Bpk Aris total bantuan sebanyak 35 tangki (Minggu, 20/10/2019)

Setelah di konfirmasi Bp. Haryono mengatakan bahwa merasa prihatin kepada masyarakat Gunung Kidul khususnya Dusun Banombo – Pucanganom Gunung Kidul merasa prihatin dengan minimnya persediaan air bersih. karena air itu benar-benar kebutuhan pokok yang paling utama.

Bpk Haryono merasa Baksos teman-teman SMPN 3 ini jelas mengenai sasaran tepat apalagi Bpk Aris juga kebetulan salah satu alumni SMPN 3 Banguntapan bekerja di Koramil 09/ Rongkop Kodim 0730/Gunung Kidul yang setiap harinya tau apa yang menjadi kendala di Desa Pucanganom karena beliau Babinsa desa tersebut (katanya)

Selain daripada itu semoga teman – teman alumni SMPN 3 Banguntapan Yogyakarta bisa berkelanjutan membantu air bersih di Gunung Kidul walaupun mungkin berbeda wilayah yang penting sangat bermanfaat buat warga masyarakat Gunung Kidul. pungkasnya (spri/ydi)

Polres Gowa Lakukan Patroli Jelang Pelantikan Presiden

 

GOWA – Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019) Tiga Pilar Keamanan Kabupaten Gowa, TNI, Polri dan Satpol PP melaksanakan Patroli gabungan Skala besar dengan melakukan patroli hunting pada Objek Vital Pemerintahan dan Tempat ibadah, Jumat (18/10/2019) Malam.

Dalam kegiatan ini, personil gabungan melaksanakan kegiatan Patroli secara mobile yang dipimpin oleh Kanit Turjawali Sat Sabhara Polres Gowa Ipda Anwar.

Adapun kegiatan Patroli kali ini menyisir dan menyambangi beberapa titik yakni tempat ibadah Gereja Khatolik St. Simon Petrus Manggarupi dan Mesjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Tak hanya itu, kegiatan patroli kali ini juga menyisir Objek Vital diantaranya Kantor Bupati Gowa, Kantor DPRD Kabupaten Gowa dan Kantor KPU Kabupaten Gowa.

“Kali ini kami dari personil gabungan lakukan patroli skala besar pada lokasi tempat ibadah dan pemerintahan guna menciptakan situasi aman dan kondusif serta meminimalisir situasi kamtibmas wilayah Kab. Gowa menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden” kata Kanit Turjawali Sat Sabhara Polres Gowa.(Ali)

Polres Gowa Gelar Rapat Persiapan Kegiatan Penghijauan Di Malino

GOWA – Polres Gowa menggelar rapat yang dipimpin oleh Wakapolres Gowa Kompol Muh. Fajri Mustafa.di ruang vicon, pada Sabtu (19/10) pagi ini

Rapat sekaligus diskusi yang hanya diikuti oleh para pejabat utama dan perwira jajaran ini membahas seputar persiapan jelang puncak kegiatan penghijauan berupa penanaman 1000 pohon bersama Kapolda Sulsel dan rombongan di lahan Polres Gowa yang berada di Kota Malino, pada Sabtu (26/10/2019) mendatang.

Sejumlah hal pun dibahas dalam pertemuan tersebut, dimana selain kegiatan penghijauan, juga akan diwarnai dengan kegiatan funbike, senam aerobiq, dan lomba serta hiburan lainnya.

Diungkapkan Wakapolres, pertemuan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kegiatan, sehingga pada puncak pelaksanaan dapat dilakukan dengan baik.

“Rapat maupun diskusi seperti ini sudah menjadi budaya bagi kami seperti yang selalu dilakukan Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga setiap hendak melaksanakan kegiatan, guna pada pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar dan sesuai rencana,” terang Kompol Fajri.

Bupati Gowa Masuk Nominasi Penerima Penghargaan

 

GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan masuk menjadi salah satu nominasi penerima penghargaan Anugerah Ki Hadjar 2019 oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Rencananya penghargaan bergensi ini akan diserahkan pada November 2019 mendatang di Jakarta yang akan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Untuk pihak-pihak yang akan diberikan kami belum tahu kriterianya. Hanya saja Bapak Bupati Gowa mewakili kepala daerah yang akan menerima penghargaan ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Abd Salam di ruangannya, Jumat (18/10).

Masuknya Bupati Adnan sebagai salah satu nominasi karena dari 42 dokumen penilaian yang dikirim ke nasional dianggap telah terpenuhi. Beberapa indikator penting yang menjadi penilaian, pertama soal komitmen dan kepedulian kepala daerah dalam mengembangkan daerahnya pada sektor pendidikan. Kedua komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan delapan standar pendidikan.

Ia menjelaskan, pertama, standar pengelolaan yang mana dalam aspek management pengelolaan dan supervisi pendidikan.

Kedua, standar pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini meliputi guru, kepala sekolah, dan pengawas.

“Ini pun lagi-lagi menilai bagaimana komitmen kepala daerah terhadap standar pemenuhan bagi pendidik dan tenaga kependidikan kita,” ujarnya.

Ketiga, standar sarana dan prasarana yang cukup terlihat nyata dimana hampir seluruh event-event program pendidikan baik tingkat lokal maupun nasional, Kabupaten Gowa selalu ikut terlibat.

“Dalam hal ini baik itu sekolah yang ikut Adiwiyata maupun kesehatan seperti Sekolah Sehat. Bahkan pada sekolah sehat ini SMP 3 Sungguminasa akan kembali ikut bertanding di tingkat nasional,” ungkapnya.

Kemudian, standar pembiayaan. Poin terbesar yang menjadi perhatian dalam tim penilai yaitu pembiayaan pendidikan yang diberlakukan Pemkab Gowa karena adanya anggaran khusus untuk pendidikan gratis, adanya anggaran khsusus untuk Satpol Pendidikan, dan anggaran khusus untuk program Imtaq

Kelima, standar isi atau materi kurikulum yang diberlakukan di setiap sekolah.

“Kita punya sentra edukasi, english camp, dan pembelajaran berbasis lingkungan dan ini semua yang masuk pada standar isi,” jelasnya.

Keenam, standar proses. Dalam standar ini hal yang menitikberatkan yakni pada guru atau inovasi dan metode mengajar guru. Ketujuh, standar penilaian yang merujuk pada regulasi sistem pendidikan secara nasional. Kedelapan, standar Kompetensi lulusan yang mana memiliki hubungan langsung dengan hasil ujian nasional dan lainnya.

“Kedelapan standar nasional pendidikan inilah telah kita penuhi secara minimal. Mari kita do’akan agar bapak bupati kita bisa meraih penghargaan bergensi dan terbaik ini dan menjadi kado paling indah untuk Kabupaten Gowa di Hari Jadi Gowa tahun ini, termasuk pula menjadi pendorong dalam mengangkat kualitas pendidikan kita,” tegasnya.

Penghargaan ini pun semakin bergensi, pasalnya yang dilibatkan sebagai tim penilai yakni para pakar pendidikan dan guru besar disejumlah Perguruan tinggi terbaik dan ternama di tingkat nasional.

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Gowa, Hj Adliah melepas ratusan peserta Karnaval Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2019 tingkat Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya Sungguminasa, Sabtu (19/10) pagi. Turut dihadiri Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib
Wakapolres Gowa, Muh Fajri dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H Syamsuddin Bidol.

Dalam sambutannya, Adnan mengatakan bahwa kegiatan hari ini untuk mempererat tali silaturahmi dan hubungan emosional diantara kita semua pondok-pondok pesantren yang ada di Gowa.

“Pondok -pondok pesantren bukanlah sebuah sekat-sekat untuk memisahkan kita semuanya. Pondok pesantren adalah untuk mendidik kita agar kita bisa bangkit dan pertahankan dalam menyebarluaskan agama yang kita cintai ini sesuai dengan tuntunan dari Allah SWT,” katanya.

Selain itu, kegiatan carnaval juga untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan kita dalam membangun bangsa, yang mana kita semua ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam pembangunan.

“Kalian ini adalah para generasi penerus bangsa yang akan terlibat langsung dalam pembangunan khususnya pembangunan di Kabupaten Gowa yang kita cintai, yang sumber daya manusianya makin baik dan tentunya berlandaskan iman dan taqwa,” ujar Adnan.

Orang nonor satu di Gowa juga menyampaikan, pemerintah akan tetap berkomitmen dan terus memprogramkan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan program-program yang telah dicanangkan.

“Insyaallah tahun depan Pemkab Gowa kembali akan mencanangkan program satu penghafal Al-quran atau hafidz pada setiap desa maupun kelurahan,” beber Adnan

Sementara Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementrian Agama Kabupaten Gowa, H Jamaris mengatakan bahwa karnaval ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.

“Karnaval ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren, Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah dan santri santriwati Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Adapun rute yang dilalui peserta karnaval star dari Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf menuju jalan Basoi dg Bunga lalu belok kiri ke Jalan Andi Tonro, kemudian belok kiri ke Jalan H Agus Salim dan berakhir kembali lagi di Masjid Agung Syekh Yusuf. (VH)