Pemprov Sulsel Gelar Dzikir dan Doa Bersama Forkomimda

Pemprov Sulsel Gelar Dzikir dan Doa Bersama Forkomimda

 

MAKASSAR, MOI – Dalam rangka memperingati HUT SulSel yang ke 350 tahun 2019 pejabat dan pegawai lingkup Pemprov Sulsel menggelar dzikir dan doa bersama yang dihadiri seluruh pejabat forkopimda dan masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah jabatan Gubernur Sulsel pada hari jumat, 18/10/2019.

Gubernur dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan berdzikir kepada Tuhan YME untuk menghadirkan rasa amam dan kerahmatan kepada seluruh rakyat baik secara nasional dan lebih khusus lagi rasa aman dan kondusifitas disulsel-

Lanjutnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh forkopimda terutama kepada Kapolda dan Pangdam yang telah bekerja dengan sangat baik dalam memciptakan rasa aman sehingga semua elemen terus bersinergi dan berkolaborasi memacu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang makin baik di Sulsel,”harapnya

” Nurdin abdullah mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinteraksi dalam memposisikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi yang strategis berkontribusi besar dalam memajukan Indonesia

Hasdullah yang hadir dalam acara itu menyampaikan bahwa dzikir dan doa bersama yang dikuti dari berbagai unsur masyarakat termasuk sejumlah alim ulama kelompok dzikir berlangsung hikmat dan penuh doa2 keberkahan untuk Sulsel dan bangsa Indonesia,”pungkasnya.

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Gowa, Hj Adliah melepas ratusan peserta Karnaval Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2019 tingkat Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya Sungguminasa, Sabtu (19/10) pagi. Turut dihadiri Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib
Wakapolres Gowa, Muh Fajri dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H Syamsuddin Bidol.

Dalam sambutannya, Adnan mengatakan bahwa kegiatan hari ini untuk mempererat tali silaturahmi dan hubungan emosional diantara kita semua pondok-pondok pesantren yang ada di Gowa.

“Pondok -pondok pesantren bukanlah sebuah sekat-sekat untuk memisahkan kita semuanya. Pondok pesantren adalah untuk mendidik kita agar kita bisa bangkit dan pertahankan dalam menyebarluaskan agama yang kita cintai ini sesuai dengan tuntunan dari Allah SWT,” katanya.

Selain itu, kegiatan carnaval juga untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan kita dalam membangun bangsa, yang mana kita semua ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam pembangunan.

“Kalian ini adalah para generasi penerus bangsa yang akan terlibat langsung dalam pembangunan khususnya pembangunan di Kabupaten Gowa yang kita cintai, yang sumber daya manusianya makin baik dan tentunya berlandaskan iman dan taqwa,” ujar Adnan.

Orang nonor satu di Gowa juga menyampaikan, pemerintah akan tetap berkomitmen dan terus memprogramkan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan program-program yang telah dicanangkan.

“Insyaallah tahun depan Pemkab Gowa kembali akan mencanangkan program satu penghafal Al-quran atau hafidz pada setiap desa maupun kelurahan,” beber Adnan

Sementara Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementrian Agama Kabupaten Gowa, H Jamaris mengatakan bahwa karnaval ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.

“Karnaval ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren, Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah dan santri santriwati Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Adapun rute yang dilalui peserta karnaval star dari Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf menuju jalan Basoi dg Bunga lalu belok kiri ke Jalan Andi Tonro, kemudian belok kiri ke Jalan H Agus Salim dan berakhir kembali lagi di Masjid Agung Syekh Yusuf. (VH)