Alumni SMPN 3 Banguntapan Bantul DIY Berikan Bantuan Air Bersih

 

WONOSARI – Berdampak dari kemarau yang berkepanjangan pada masyarakat Gunung Kidul khususnya Dusun Banombo  Desa Pucanganon Rongkop Gunung Kidul DIY mengakibatkan sangat minim adanya air bersih. Padahal itu air bersih adalah salah satu kebutuhan pokok yang sangat di utamakan untuk kebutuhan sehari hari.

Oleh Keadaan ataupun situasi seperti itu Alumni SMPN 3 Banguntapan Bantul DIY tergerak hatinya untuk memberikan bantuan air bersih, adapun pemberian bantuan air bersih itu secara simbolis diberikan kepada Kepala Dusun Banombo Kalurahan Pucanganom Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunung Kidul DIY Bpk Tuparto dan Pak Amin oleh Ketua Alumni SMPN3 Banguntapan Bantul DIY alumni tahun 1991 Bpk. Haryono dan Bpk Aris total bantuan sebanyak 35 tangki (Minggu, 20/10/2019)

Setelah di konfirmasi Bp. Haryono mengatakan bahwa merasa prihatin kepada masyarakat Gunung Kidul khususnya Dusun Banombo – Pucanganom Gunung Kidul merasa prihatin dengan minimnya persediaan air bersih. karena air itu benar-benar kebutuhan pokok yang paling utama.

Bpk Haryono merasa Baksos teman-teman SMPN 3 ini jelas mengenai sasaran tepat apalagi Bpk Aris juga kebetulan salah satu alumni SMPN 3 Banguntapan bekerja di Koramil 09/ Rongkop Kodim 0730/Gunung Kidul yang setiap harinya tau apa yang menjadi kendala di Desa Pucanganom karena beliau Babinsa desa tersebut (katanya)

Selain daripada itu semoga teman – teman alumni SMPN 3 Banguntapan Yogyakarta bisa berkelanjutan membantu air bersih di Gunung Kidul walaupun mungkin berbeda wilayah yang penting sangat bermanfaat buat warga masyarakat Gunung Kidul. pungkasnya (spri/ydi)

Kasdam IV/Diponegoro Ikut Ramaikan Merapi Banjir Jeep

 

MAGELANG – Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M. ikut serta dalam acara Merapi Banjir Jeep dalam rangka memperingati HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro yang dilaksnaakan di wilayah Lereng Gunung Merapi, Desa Banyubiru Kec. Dukun Kab. Magelang, Sabtu (19/10/2019).

Acara yang dibalut dengan rally wisata itu merupakan kerjasama Kodim 0705/Magelang dengan IOF itu akan digelar hingga Minggu (20/10/2019) besok. Adapun tujuannya untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat serta mempromosikan sport tourism di wilayah Lereng Gunung Merapi Kab. Magelang.

Ikut dalam kegiatan tersebut Danrindam Kolonel Inf Amrin Ibrahim, S.I.P., Kapaldam Kolonel Cpl Teguh Gunadi, S.E. dan Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, S.IP serta ratusan penggemar jeep dari berbagai komunitas.

Event Merapi Banjir Jeep dibagi menjadi tiga kategori yakni 4×4 Extrem, 4×4 Fun dan 4×4 Prioritas. Start dimulai dari Lapangan Garonan dan finish di Bukit Gununggono Desa Banyubiru, Kec. Dukun, Kab. Magelang.

Dalam acara tersebut juga dilakukan bhakti sosial berupa pengobatan gratis, donor darah dan pemberian bantuan kepada warga kurang mampu.

Polres Gowa Lakukan Patroli Jelang Pelantikan Presiden

 

GOWA – Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019) Tiga Pilar Keamanan Kabupaten Gowa, TNI, Polri dan Satpol PP melaksanakan Patroli gabungan Skala besar dengan melakukan patroli hunting pada Objek Vital Pemerintahan dan Tempat ibadah, Jumat (18/10/2019) Malam.

Dalam kegiatan ini, personil gabungan melaksanakan kegiatan Patroli secara mobile yang dipimpin oleh Kanit Turjawali Sat Sabhara Polres Gowa Ipda Anwar.

Adapun kegiatan Patroli kali ini menyisir dan menyambangi beberapa titik yakni tempat ibadah Gereja Khatolik St. Simon Petrus Manggarupi dan Mesjid Agung Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa.

Tak hanya itu, kegiatan patroli kali ini juga menyisir Objek Vital diantaranya Kantor Bupati Gowa, Kantor DPRD Kabupaten Gowa dan Kantor KPU Kabupaten Gowa.

“Kali ini kami dari personil gabungan lakukan patroli skala besar pada lokasi tempat ibadah dan pemerintahan guna menciptakan situasi aman dan kondusif serta meminimalisir situasi kamtibmas wilayah Kab. Gowa menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden” kata Kanit Turjawali Sat Sabhara Polres Gowa.(Ali)

Polres Gowa Gelar Rapat Persiapan Kegiatan Penghijauan Di Malino

GOWA – Polres Gowa menggelar rapat yang dipimpin oleh Wakapolres Gowa Kompol Muh. Fajri Mustafa.di ruang vicon, pada Sabtu (19/10) pagi ini

Rapat sekaligus diskusi yang hanya diikuti oleh para pejabat utama dan perwira jajaran ini membahas seputar persiapan jelang puncak kegiatan penghijauan berupa penanaman 1000 pohon bersama Kapolda Sulsel dan rombongan di lahan Polres Gowa yang berada di Kota Malino, pada Sabtu (26/10/2019) mendatang.

Sejumlah hal pun dibahas dalam pertemuan tersebut, dimana selain kegiatan penghijauan, juga akan diwarnai dengan kegiatan funbike, senam aerobiq, dan lomba serta hiburan lainnya.

Diungkapkan Wakapolres, pertemuan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kegiatan, sehingga pada puncak pelaksanaan dapat dilakukan dengan baik.

“Rapat maupun diskusi seperti ini sudah menjadi budaya bagi kami seperti yang selalu dilakukan Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga setiap hendak melaksanakan kegiatan, guna pada pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar dan sesuai rencana,” terang Kompol Fajri.

Bupati Gowa Masuk Nominasi Penerima Penghargaan

 

GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan masuk menjadi salah satu nominasi penerima penghargaan Anugerah Ki Hadjar 2019 oleh Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Rencananya penghargaan bergensi ini akan diserahkan pada November 2019 mendatang di Jakarta yang akan diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Untuk pihak-pihak yang akan diberikan kami belum tahu kriterianya. Hanya saja Bapak Bupati Gowa mewakili kepala daerah yang akan menerima penghargaan ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Abd Salam di ruangannya, Jumat (18/10).

Masuknya Bupati Adnan sebagai salah satu nominasi karena dari 42 dokumen penilaian yang dikirim ke nasional dianggap telah terpenuhi. Beberapa indikator penting yang menjadi penilaian, pertama soal komitmen dan kepedulian kepala daerah dalam mengembangkan daerahnya pada sektor pendidikan. Kedua komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan delapan standar pendidikan.

Ia menjelaskan, pertama, standar pengelolaan yang mana dalam aspek management pengelolaan dan supervisi pendidikan.

Kedua, standar pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini meliputi guru, kepala sekolah, dan pengawas.

“Ini pun lagi-lagi menilai bagaimana komitmen kepala daerah terhadap standar pemenuhan bagi pendidik dan tenaga kependidikan kita,” ujarnya.

Ketiga, standar sarana dan prasarana yang cukup terlihat nyata dimana hampir seluruh event-event program pendidikan baik tingkat lokal maupun nasional, Kabupaten Gowa selalu ikut terlibat.

“Dalam hal ini baik itu sekolah yang ikut Adiwiyata maupun kesehatan seperti Sekolah Sehat. Bahkan pada sekolah sehat ini SMP 3 Sungguminasa akan kembali ikut bertanding di tingkat nasional,” ungkapnya.

Kemudian, standar pembiayaan. Poin terbesar yang menjadi perhatian dalam tim penilai yaitu pembiayaan pendidikan yang diberlakukan Pemkab Gowa karena adanya anggaran khusus untuk pendidikan gratis, adanya anggaran khsusus untuk Satpol Pendidikan, dan anggaran khusus untuk program Imtaq

Kelima, standar isi atau materi kurikulum yang diberlakukan di setiap sekolah.

“Kita punya sentra edukasi, english camp, dan pembelajaran berbasis lingkungan dan ini semua yang masuk pada standar isi,” jelasnya.

Keenam, standar proses. Dalam standar ini hal yang menitikberatkan yakni pada guru atau inovasi dan metode mengajar guru. Ketujuh, standar penilaian yang merujuk pada regulasi sistem pendidikan secara nasional. Kedelapan, standar Kompetensi lulusan yang mana memiliki hubungan langsung dengan hasil ujian nasional dan lainnya.

“Kedelapan standar nasional pendidikan inilah telah kita penuhi secara minimal. Mari kita do’akan agar bapak bupati kita bisa meraih penghargaan bergensi dan terbaik ini dan menjadi kado paling indah untuk Kabupaten Gowa di Hari Jadi Gowa tahun ini, termasuk pula menjadi pendorong dalam mengangkat kualitas pendidikan kita,” tegasnya.

Penghargaan ini pun semakin bergensi, pasalnya yang dilibatkan sebagai tim penilai yakni para pakar pendidikan dan guru besar disejumlah Perguruan tinggi terbaik dan ternama di tingkat nasional.

Pemprov Sulsel Gelar Dzikir dan Doa Bersama Forkomimda

Pemprov Sulsel Gelar Dzikir dan Doa Bersama Forkomimda

 

MAKASSAR, MOI – Dalam rangka memperingati HUT SulSel yang ke 350 tahun 2019 pejabat dan pegawai lingkup Pemprov Sulsel menggelar dzikir dan doa bersama yang dihadiri seluruh pejabat forkopimda dan masyarakat umum. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah jabatan Gubernur Sulsel pada hari jumat, 18/10/2019.

Gubernur dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan berdzikir kepada Tuhan YME untuk menghadirkan rasa amam dan kerahmatan kepada seluruh rakyat baik secara nasional dan lebih khusus lagi rasa aman dan kondusifitas disulsel-

Lanjutnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh forkopimda terutama kepada Kapolda dan Pangdam yang telah bekerja dengan sangat baik dalam memciptakan rasa aman sehingga semua elemen terus bersinergi dan berkolaborasi memacu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang makin baik di Sulsel,”harapnya

” Nurdin abdullah mengajak seluruh masyarakat untuk terus berinteraksi dalam memposisikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi yang strategis berkontribusi besar dalam memajukan Indonesia

Hasdullah yang hadir dalam acara itu menyampaikan bahwa dzikir dan doa bersama yang dikuti dari berbagai unsur masyarakat termasuk sejumlah alim ulama kelompok dzikir berlangsung hikmat dan penuh doa2 keberkahan untuk Sulsel dan bangsa Indonesia,”pungkasnya.

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

Bupati Gowa Sulsel Lepas Ratusan Peserta Karnaval Santri

GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Kantor Kementrian Agama Gowa, Hj Adliah melepas ratusan peserta Karnaval Santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2019 tingkat Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya Sungguminasa, Sabtu (19/10) pagi. Turut dihadiri Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Muh Syuaib
Wakapolres Gowa, Muh Fajri dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H Syamsuddin Bidol.

Dalam sambutannya, Adnan mengatakan bahwa kegiatan hari ini untuk mempererat tali silaturahmi dan hubungan emosional diantara kita semua pondok-pondok pesantren yang ada di Gowa.

“Pondok -pondok pesantren bukanlah sebuah sekat-sekat untuk memisahkan kita semuanya. Pondok pesantren adalah untuk mendidik kita agar kita bisa bangkit dan pertahankan dalam menyebarluaskan agama yang kita cintai ini sesuai dengan tuntunan dari Allah SWT,” katanya.

Selain itu, kegiatan carnaval juga untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesatuan kita dalam membangun bangsa, yang mana kita semua ini adalah orang-orang yang terlibat langsung dalam pembangunan.

“Kalian ini adalah para generasi penerus bangsa yang akan terlibat langsung dalam pembangunan khususnya pembangunan di Kabupaten Gowa yang kita cintai, yang sumber daya manusianya makin baik dan tentunya berlandaskan iman dan taqwa,” ujar Adnan.

Orang nonor satu di Gowa juga menyampaikan, pemerintah akan tetap berkomitmen dan terus memprogramkan peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan program-program yang telah dicanangkan.

“Insyaallah tahun depan Pemkab Gowa kembali akan mencanangkan program satu penghafal Al-quran atau hafidz pada setiap desa maupun kelurahan,” beber Adnan

Sementara Kepala Seksi Pondok Pesantren Kementrian Agama Kabupaten Gowa, H Jamaris mengatakan bahwa karnaval ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang.

“Karnaval ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren, Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah dan santri santriwati Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Adapun rute yang dilalui peserta karnaval star dari Halaman Masjid Agung Syekh Yusuf menuju jalan Basoi dg Bunga lalu belok kiri ke Jalan Andi Tonro, kemudian belok kiri ke Jalan H Agus Salim dan berakhir kembali lagi di Masjid Agung Syekh Yusuf. (VH)

Apresiasi Karya Film, UKM IMSI Gelar Kegiatan Tahunan AFI

MAKASSAR, MOI – Unit Kegiatan Mahasiswa IMSi (Ikatan Mahasiswa Sinematografi) menggelar sebuah kegiatan tahunan yaitu AFI (Apresiasi Film IMSi) di Politeknik Negeri Media Kreatif Makassar Jum’at, 18/10/19.

Acara ini di selenggarakan setiap tahun untuk mengapresiasi karya-karya film yang telah di buat, baik dari UKM sendiri maupun dari luar.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini yakni di hari Jum’at dan Sabtu di warnai dengan beberapa pemutaran film pendek dan juga sejumlah penampilan dari band-band serta seniman lokal. Salah satu film utama yang di putarkan yakni “Kucumbu Tubuh Indahku” karya dari Garin Nugroho sukses membuat para penonton terhibur.

Seluruh rangkaian acara di hari pertama pun sukses berjalan dengan baik dengan kehadiran beberapa Komunitas maupun UKM dari luar kampus.

“(Seluloid dari timur) terinspirasi dari julukan Sultan Hasanuddin Ayam jantan dari Timur, teman” Panitia Berharap banyak di tema ini, Harapannya agar “Seluloid” yang menggambarkan sebuah karya Film dan “Dari Timur” menggambarkan bahwa karya ini datang dari Timur terkhusus Makassar.

Di harap agar julukan ini ketika orang mendengarnya orang-orang menjadi bergetar karena kehebatannya bak Sultan Hasanuddin di masa kejayaannya. Seluloid sendiri itu adalah pita, dimana pita ini yang menyimpan capture dan di putar untuk di saksikan kembali. Bisa di bilang Pita Seluloid (Pita Film) ini merupakan alat pertama yang di gunakan untuk merekam dan menonton film”. Jelas Ahmad, Ketua Panitia AFI 2019.(Ali)

Paripurna HUT Sulsel ke-350, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Paparkan Program Pembangunan

Paripurna HUT Sulsel ke-350, Gubernur NA Paparkan Program Pembangunan

 

MAKASSAR, MOI – Usia Provinsi Sulsel kembali bertambah. Tepat hari ini Sabtu, 19 Oktober 2019, Sulsel memasuki usia ke-350.

HUT ke 350 tahun 2019 Sulawesi Selatan kali ini diperingati dalam rapat paripurna di gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar. Seluruh pejabat forkopimda, para bupati dan pejabat pegawai lingkup Pemprov Sulsel hadir. Tak terkecuali Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memaparkan pelbagai program pembangunan ke depan. Utamanya sektor infrastruktur. Untuk infrastruktur, pengembangan Seko, Luwu Utara akan menjadi salah satu prioritas sebagai daerah segitiga emas.

Oleh karena itu, Pemprov Sulsel terus mendorong penyelesaian jalan Sabbang-Seko. Selain Seko, infrasfruktur jalan lainnya yang siap dibangun adalah jalur Bua-Tana Toraja. Rencana pekerjaannya dilaksanakan tahun 2020 mendatang.

“Sudah ada anggaran dari APBN. Termasuk bantuan hibah dari Australia sebesar Rp40 triliun untuk pembangunan infrastruktur di Sulsel tahun depan,” ujar Nurdin Abdullah.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini memberi apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak. Baik kepada Forkompinda, bupati dan walikota serta aparat keamanan dalam hal ini Polda Sulsel dan Kodam XIV Hasanuddin atas rasa aman yang telah dihadirkan kepada masyarakat Sulsel.

“Atas nama Pemprov Sulsel juga, saya berterimakasih kepada konsupgah KPK yang telah meyelamatkan aset senilai lebih Rp6,5 trilliun yang bersinergi untuk melakukan percepatan pembangunan dalam berbagai bidang,” bebernya.

“Kita menghadapi tantangan seperti dunia telah memasuki industri 4.0 kita harus memanfaatkan peluang digitalisasi tersebut, tantangan lain adalah iklim yang ekstrim bagaimana kita menghadirkan teknologi penggunaan air yang efesien, tantangan lainnya kompetisi global bagaimana sulsel mampu meningkatkan daya saing daerah untuk setara dengan daerah maju lainnya,” tambah Nurdin.

Menurut Nurdin, kemajuan yang dicapai Sulsel saat ini juga tak lepas dari peran tokoh pendahulu. Seperti HM Jusuf Kalla, (alm)Bj Habibi, dan (alm) H Zainal Basri Palaguna. “Tokoh-tokoh inilah yang menjadi sumber inspirasi bagi kita di Sulsel,” tukasnya.

Diakhir sambutannya, NA menyampaikan akan komitmen kerjasama khususnya dengan DPRD untuk percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat Sulsel.

“Sulsel adalah rumah kita bersama. DIRGAHAYU SULSEL yang ke 350,” ucap NA.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sulsel sementara, Andi Ina Kartika Sari saat membuka rapat paripurna HUT Sulsel ke-350 menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam menatakelola pemerintahan di Sulsel. Termasuk langkah2 cepat dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat termasuk warga Sulsel yang terdampak ekses kerusuhan di  Wamena Papua. 

Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Dan Kecamatan se Kabupaten Wajo, Digelar hari ini

MEDIAOTONOMIINDONESIA.com,

 

WAJO, MOI – Sehubungan dengan pelaksanaan pelantikan pengurus PMI Kabupaten Wajo dan pengurus PMI Kecamatan se Kabupaten Wajo periode 2019-2024 yang dirangkaikan dengan orientasi kepengurusan dan kepalangmerahan peserta musyawarah kerja PMI Kabupaten Wajo.

Dimana acara pelantikan ini dilaksanakan di ruang pola Kantor Bupati Wajo, Sabtu 19 Oktober 2019 dengan menghadirkan pengurus PMI Kabupaten Wajo, pengurus PMI Kecamatan se Kabupaten Wajo dan sukarelawan PMI serta undangan.

Acara ini sendiri akan dihadiri oleh ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Sekaligus merupakan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H. yang sekaligus melantik pengurus PMI Kabupaten Wajo serta pengurus PMI Kecamatan se Kabupaten Wajo periode 2019-2024

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dia ingin mengajak kepada semua undangan yang hadir dengan iringan doa membacakan surat Al-fatihah kepada almarhum Bapak Ichsan Yasin Limpo dalam hal ini dipandu langsung olehnya.

“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi yang telah diamanahkan kepada kami untuk menahkodai PMI Kabupaten Wajo, demi kemaslahatan kemanusiaan yang tentunya kita mulai dari niat kita untuk bersama untuk mengembangkan amanah, agar kita bisa betul-betul laksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita,”ungkap Bupati Wajo.

Dan disampaikan juga bahwa peristiwa banjir yang hampir setiap tahunnya melanda Kabupaten Wajo yang merupakan banjir kiriman belum lagi bencana bencana lainnya

“Kita berkomitmen, yang kita Iqrakan tadi utamanya 7 prinsip dasar dalam dasar pelaksanaan tugas kita yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kemitraan dan terakhir kesemestaan,” jelas Dr. H. Amran Mahmud.

Dikatakan kalau Itulah 7 prinsip dasar Palang Merah yang harus terpatri dalam Sanubari untuk melakukan gerakan gerakan sosial dan kemanusiaan agar membantu saudara saudara kita, organisasi ini adalah organisasi yang besar, bahkan strukturnya sampai ke struktur internasional.

“Ini tentu menjadi amanah yang harus dilakukan sekaligus bentuk kebanggaan kita, karena telah diberi kesempatan dan tanggung jawab yang harus kita laksanakan untuk mengabdi serta membantu bencana bencana alam yang ada di wilayah kita,” ucap Bupati Wajo.

Dan dikatakan kalau pengurus yang lama juga akan tetap menjadi Sporting dan semangat atau spirit baginya, senior serta saudara yang masih berkenan dan bersama Sehingga dalam kesempatan baik ini dia mengucapkan Jazakumullah Khairan katsiran kepada pengurus yang lama untuk membangun kolaborasi berbagai kegiatan di masa yang akan mendatang.

“Sebagai Ketua PMI Saya berharap di masa bakti 2019-2024 kita akan mampu meningkatkan eksistensi di mata masyarakat Wajo dan secara nasional bahkan skala internasional, kami mengajak kepada seluruh stakeholder utamanya OPD untuk ikut berperan aktif bersama dengan PMI dalam membangun Leading sektor yang ada untuk bisa kolaborasi dengan berbagai kegiatan kegiatan edukasi kepada masyarakat. Agar bukan hanya melakukan kegiatan-kegiatan darurat tetapi antisipasi Dini dari berbagai bencana agar betul-betul bisa berjalan dengan baik,” kata Dr. H. Amran Mahmud di akhir sambutannya.

Selanjutnya sambutan dari Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H.yang merupakan ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan yang menyampaikan kebanggannya bahwa Bupati Wajo bersedia menjadi ketua PMI Kabupaten Wajo, karena tugas tersebut harus dilandasi keikhlasan.

“Kami hadir dalam acara pelantikan PMI Kabupaten Wajo ini bukan hanya merupakan organisasi tetapi tetapi merupakan hal yang mengurusi kemanusiaan mengurusi bencana bencana yang ada di wilayah kita dan juga akan menolong sesama kita,” jelas Bupati Gowa.

“Oleh karena itu hari ini saya Patut berbangga karena ini merupakan kegiatan kemanusiaan dan ini akan menjadi tonggak keberhasilan PMI di Sulawesi Selatan dengan menjadikan Bupati Wajo sebagai ketua PMI di Kabupaten Wajo dan kami menjadi ketua PMI di Provinsi Sulawesi Selatan dan tentunya kita akan perlukan kerjasama antara PMI Kabupaten Wajo dan PMI Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkapnya

1 18 19 20 21