HUT Korpri, Sekda Nasrun Umar Ajak ASN introspeksi Diri

PALEMBANG, MOI – Puncak peringatan  Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)  ke-48 Tahun 2019 di Provinsi Sumatera Selatan diperingati dalam upacara bendera dengan Inspektur Upacara (Irup) H. Nasrun Umar yang dilangsungkan di  Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang Palembang, Selasa (26/11/2019).

Dalam amanatnya  Narun Umar mengajak kalangan ASN di Sumsel memaknai HUT korpri sebagai ajang

intropeksi diri, apa yang telah di perbuat untuk bangsa dan negara.
“Momen peringatan Korpri ke-48 tahun 2019. Harus kita jadikan sebagai ajang  intropeksi. Apa yang sudah kita berikan untuk bangsa dan negara ini,” katanya.
Lebih lanjut Nasrun mengajak para ASN untuk memberikan kontribusi yang lebih baik bagi pembangunan  dengan bekerja secara profesional dan berintegritas.
Dalam upacara kali ini Nasrun Umar, mengajak kalangan ASN mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang  telah berjuang dalam melepaskan bangsa ini dari penjajahan bangsa asing.
“Hari ini kita melakukan upacara di TMP untuk mengenag kembali perjuangan para pahlawan. Mereka telah
memberikan yang terbaik bagi bangsa ini,” lanjutnya.
Usai upacara Sekda  H. Nasrun Umar didampingi Pejabat Pemprov Sumsel lainnha beserta bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) peserta upacara melakukan tabur bunga dipusara para pahlawan. (leston/humas)

Wakil Bupati MAD ROMLI Buka Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 (SP2020)

TIGARAKSA – Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli membuka acara sosialisasi dan launching Sensus Penduduk (SP2020) di Gedung Serba Guna (GSG) Puspem Kabupaten Tangerang. Selasa, (26/11/2019).
Dalam Acara Launcing dan Sosialisasi SP2020 tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kab. Tangerang (Kajari, Kapolres, Kasdim), dan seluruh OPD beserta Camat yang diikuti oleh sekitar 200 lebih peserta.
Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Kab. Tangerang Faizin mengungkapkan, SP 2020 adalah kegiatan besar yang akan dilaksanakan BPS ditahun 2020. Untuk itu, perlu persiapan yang matang untuk mensukseskan kegiatan tersebut.
“Tujuan SP2020 untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk menuju satu data kependudukan Indonesia, dan kegiatan sensus ini dilakukan setiap 10 tahun sekali, dan ini sudah yang ke Tujuh kali dilaksanakan di Indonesia,” tutur Faizin.
Faizin menambahkan, SP2020 bukan hanya sebuah kegiatan besar melainkan kegiatan yang special dan menentukan keberadaan Indonesia dalam modernisasi pelaksanaan sensus penduduk. Mengapa spesial? Karena pada SP2020, BPS akan melakukan sebuah lompatan besar dengan melakukan “modernisasi” pada 2 area pelaksanaan sensus yaitu area metodologi dan area teknologi.
Wakil Bupati Tangerang H. Madromli mengatakan, Berdasar kepada data kependudukan ini akan mampu memberikan rekomendasi dalam perencanaan startegis dalam membangun seluruh aspek pembangunan di Indonesia dari level kebijakan terbesar yaitu Nasional hingga level kebijakan terkecil yaitu Kabupaten.
“sensus 2020 ini diharapkan menjadi tolak ukur akan singel data kependudukan di Indonesia sesuai dengan amanat dan arahan Presiden, agar tidak ada data yang tumpang tindih,” tukasnya.
Wakil berharap sensus penduduk 2020 agar bisa mendata lebih akurat lagi, dan sampai saat sekarang ini dari 2010 ke 2019 ini data masih tumpang tindih dan mudah-mudahan 2020 ini kita selesaikan data yang tumpang tindih tersebut, dari Catatan Sipil kependudukan dengan Kemendagri ini tidak sama dengan data BPS nanti di 2020 mudah-mudahan bisa dilaksanakan sesuai dengan harapan dan sesuai dengan data yang ada dilapangan sehingga data penduduk bisa seragam. (leston/diskominfo)

Siantar Timur Finalis Pemilihan Kecamatan Terbaik se-Sumut 

SIANTAR, MOI – Kecamatan Siantar Timur menjadi salah satu finalis pemilihan Kecamatan Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Penilaian untuk tahap final dilaksanakan di kantor Walikota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Selasa (26/11/2019).
Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM yang menghadiri acara penilaian mengatakan, semuanya patut bangga karena Kecamatan Siantar Timur saat ini menjadi enam besar kecamatan terbaik tingkat kota di Sumut. Sehingga Siantar Timur menjadi salah satu finalis Pemilihan Kecamatan Terbaik Tingkat Sumut
“Terima kasih kepada aparat Kecamatan Siantar Timur yang telah bekerja keras sehingga kita masuk nominasi,” katanya.
Menurut Hefriansyah, kegiatan penilaian tersebut merupakan salah satu indikator penting bagi pemerintah daerah dalam mengukur penyelenggaraan urusan pemerintahan umum, pemberdayaan masyarakat, ketenteraman dan ketertiban umum, pengawasan penyelengaraan kelurahan, dan lainnya. Semuanya itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.
Meski ada beberapa indikator penilaian yang telah ditetapkan, katanya lagi, namun yang terpenting adalah sejauh mana peran serta dan dukungan segenap masyarakat Kecamatan Siantar Timur dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan setiap urusan pemerintahan yang telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. (Susan)

Ikut Uji Kompetensi Wartawan, 15 Jurnalis Siantar Dinyatakan Berkompeten

PEMATANGSIANTAR, MOI – Dari 18 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXVIII Kota Pematangsiantar tahun 2019, sebanyak 15 jurnalis dinyatakan berkompeten.
Hammam Soleh mengatakan, wartawan baik media cetak, elektronik, maupun online memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pembangunan Kota Pematangsiantar. Namun, perlu adanya peningkatan kualitas maupun mutu bagi wartawan agar mampu menyajikan informasi yang dapat  oleh masyarakat.bermanfaat bagi masyarakat dan perkembangan Kota Pematangsiantar.
 
“Pemerintah Kota Pematangsiantar terus mendorong peningkatan kualitas dan mutu penyajian berbagai informasi yang disampaikan oleh wartawan. Wartawan atau media memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan pembangunan Kota Pematangsiantar,” katanya.
Menurutnya, wartawan berperan  membantu mengawal semua program maupun kinerja pemerintah dalam membangun Kota Pematangsiantar.
Pemerintah, sambungnya, juga perlu kritik dan masukan yang membangun, yang menjadi peran para wartawan.
“Kalau tidak ada wartawan, segala bentuk kinerja pemerintah tidak ada yang mengawasi,” ucapnya.
Namun  informasi yang disampaikan wartawan, katanya lagi, harus benar, seimbang, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Foto : Para penguji UKW foto bersama Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar.

“Kami berharap lewat UKW ini semakin meningkatkan kompetensi wartawan dalam menyajikan informasi yang dapat bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat kita lanjutkan ke depannya,” tandasnya.Hammam Soleh juga berpesan, para wartawan yang telah dinyatakan berkompeten dapat melaksanakan tugasnya sesuai profesi. Selain itu juga terus memberi motivasi bagi para peserta yang belum dinyatakan berkompeten, dan yang belum mengikuti uji kompetensi.

Sementara itu, Ketua PWI Sumut Hermansyah mengatakan setelah pelaksanaan UKW ini selesai, maka angkatan XXVIII ini menambah para wartawan yang berkompeten di Sumut, menjadi  767 orang.
Selain itu, ia juga mengingatkan, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan wartawan. Salah satunya berkaitan dengan tulisan yang enak dibaca. Karena selain mencari informasi, bacaan yang sangat komunikatif dan dengan bahasa yang luwes akan lebih memudahkan setiap pembacanya. Para penguji yakni Eka Putra, M Syahrir, Dedy  Syahputra, dan Ketua PWI Sumut Hermansyah. (Susan)

Pemilihan 56 Kades Di Kab Gunung Kidul Berjalan Lancar Dan Meriah

 

GUNUNG KIDUL – Pesta demokrasi terkait pemilihan 56 kepala desa yang digelar secara bersamaan di kabupaten Gunung Kidul Provinsi DIY Sabtu 23/11/2019 berjalan aman lancar dan cukup meriah.
Dari beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Gunung Kidul, hanya Kecamatan Semanu yang hanya menggelar satu pemilihan kepala desa, yaitu desa Semanu, sebab masa jabatan kades yang lain belum berakhir masa baktinya.
Dari tiga calon yang mengikuti pemilihan kades itu keluar sebagai pemenang yaitu Drs. Harto  Muadzi MSi dengan perolehan suara terbanyak, yaitu 4175 suara, jauh mengungguli dua kandidat lainnya yang masing masing memperoleh 2963 dan 2037 suara dari 20 TPS yang ada.
Usai mengikuti rekapitulasi suara, Camat Semanu Huntoro Purbo Nugroho. SH langsung mengucapkan selamat atas kemenangan Drs. Harto Muadzan sebagai kades terpilih, dan apreasinya kepada segenap petugas yang telah membantu lancarnya pesta demokrasi ini, sehingga bisa selesai sesuai jadwal, ungkapnya. (Supri)

Bentuk Wartawan Yang Kompeten PWI  Adakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW)

PEMATANGSIANTAR, MOI  – Untuk menghasilkan wartawan yang berkualitas dan kompeten, PWI Sumut / PWI Pematangsiantar bersama  Pemko Pematangsiantar mengadakan UKW angkatan XXVIII. Sebanyak 18 jurnalis dari media cetak dan online mengikuti kegiatan ini yang dilaksanakan selama dua hari di Siantar Hotel, dimulai Senin (25/112019).
Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM saat membuka UKW menyampaikan, Pemko Pematangsiantar sangat mengapresiasi dan menyambut baik dilaksanakannya UKW yang bertujuan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) wartawan agar menjadi wartawan profesional.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar berkeinginan, dengan dilaksanakannya UKW angkatan ke XXVIII ini semua  wartawan, khususnya yang bertugas di lingkup pemerintahan sudah berkompeten. UKW sangat penting untuk diikuti para wartawan sebagai suatu pengakuan bahwa wartawan merupakan pekerja profesional,” kata Hefriansyah.
Hefriansyah juga mengatakan, wartawan sebagai profesi memang seharusnya bekerja secara profesional sesuai kaedah jurnalistik.
“Sebab setiap profesi memiliki etika. Begitu juga dengan wartawan dalam menjalankan profesinya juga ada etika dalam mempublikasikan berita. Seorang wartawan yang punya kompetensi sangat diperlukan guna menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Selain itu, dapat memberikan masukan kepada pemerintah sebagai masukan yang membangun, sehingga berita tidak lagi bersifat memojokkan ataupun menghakimi,”katanya.
Semakin banyak wartawan yang kompeten, dalam arti profesional dan proporsional, Hefriansyah berharap dalam menjalankan tugasnya di lapangan, berita yang di sebarkan menjadi lebih membangun,mendidik dan menyejukkan.
Kalau ada berita negatif, tolong dikonfirmasi dahulu. Biar informasi yang disampaikan ke masyarakat tidak simpang siur, dan agar beritanya seimbang. Tolong jangan langsung menghakimi, padahal belum tahu yang sebenarnya. Kalau ada informasi yang perlu diketahui, silahkan konfirmasi dulu ke humas, agar tidak menghakimi,” imbuhnya seraya berharap ke depan kegiatan UKW seperti ini bisa semakin sukses dan berkelanjutan.
Diakhir kata sambutannya, Hefriansyah mengajak wartawan mendukung program pemerintah.
“Peran wartawan lewat pemberitaan dan sosial kontrolnya sangat penting. Untuk itu dukung pemerintah agar visi Kota Pematangsiantar terwujudnya masyarakat Kota Pematangsiantar yang Semakin Mantap, Maju, dan Jaya dapat tercapai,” harapnya
Sebelumnya Kabag Humas dan Protokoler Pemko Pematangsiantar M Hammam Sholeh AP melaporkan, untuk mendapatkan SDM  dalam bidang komunikasi dan informasi yang cakap dan berkompeten di bidangnya, perlu dilakukan pelatihan berupa uji kompetensi kepada seluruh wartawan yang ada di Pematangsiantar.
Disebutkan, awalnya yang mendaftar UKW sebanyak 30 orang dan yang mendapatkan rekomendasi untuk mengikutinya 23 peserta. Namun yang hadir untuk mengikuti UKW hanya 18 peserta. 
 
Kegiatan ini, katanya, mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 8 Drt. Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Otonom, dan Peraturan Walikota Pematangsiantar Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat Daerah. Dengan dasar inilah, kata Hamam, panitia pelaksana kegiatan pelatihan SDM dalam bidang komunikasi dan informasi di Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2019 dibentuk.(Susan)

Rela Cuti dan Tempuh Perjalanan 130 Km Demi Nonton Langsung Kejurnas PBSI 2019 Gubernur Sumsel

 

PALEMBANG, MOI – Gubernur Sumsel mengadakan Kejurnas PBSI 2019 yang digelar mulai 24-28 November di GOR Dempo dan GOR Ranau Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang, menghadirkan beragam cerita unik tersendiri. Seperti dituturkan dara manis pecinta olahraga bulutangkis bernama Maharany, 25, asal Kabupaten Muara Enim berikut ini.

Dibincangi via chating whatsapp, Senin (25/11/2019) malam, salah satu Staf di Sekolah Yayasan Banuayu, Kabupaten Muara Enim itu mengungkapkan gembira bukan main saat tahu Sumsel dipastikan menjadi tuan rumah Gubernur Sumsel Kejurnas dari Twitter sepekan sebelum Kejurnas tersebut dibuka secara resmi 24 November kemarin.

“Kapan persisnya sih lupa, sekitar seminggu sebelum hari pelaksanaan. Waktu itu aku di mention temenku di twitter kalo bakalan ada event ini. Seneng banget kan, apalagi pas tahu di eksebisinya ngundang anak Pelatnas,” ujarnya memulai obrolan.

Kegembiraan Rany makin bertambah saat Ia tahu siapa saja tamu dan pemain yang masuk dalam daftar list tamu. Iapun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa menonton langsung aksi para idolanya di lapangan. Sejak jauh hari, Iapun sudah meminta izin cuti dari tempatnya bekerja untuk dapat ke Jakabaring Palembang menyaksikan langsung permainan ganda putra yang menjadi idola beratnya Markus Gideon/Kevin Sanjaya atau lebih dikenal dengan julukan Minions.

” Kayak auto gitu, aduh aku harus lihat ini deh. Kapan lagi? Terus ada legend juga seperti te Butet (Liliana Natsir), sama Bang Owi (Tontowi Ahmad).Ditambah te Susi (Susi Susanti) sama bang Alan (Alan Budikesuma). Aduh harus nonton soalnya anak Pelatnas kan jarang-jarang ke Sumsel. Biasanya paling lihat laga mereka lewat TV aja,” ucapnya bersemangat.

Rencananya lanjut Rany, saat cuti tanggal 28 November itu Ia akan berangkat dari Muara Enim Rabu sore (27 November) ke Palembang yang jaraknya sekitar 130 Km menggunakan menggunakan travel. Demi bisa menonton Laga bergengsi level nasional itu Ia bahkan

” Aku juga udah cari hotel-hotel yang murah  di sekitar Jakabaring buat nginep. Biar mudah ke Jakabaringnya. Kebetulan adik saya ikut juga,” ucapnya serius. (Leston H/Humas)

Wakil Bupati Tangerang Terima Penghargaan PID

TIGARAKSA – Wakil Bupati Tangerang menerima penghargaan Program Inovasi Desa (PID) tahun 2019, dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia. di Hotel Merlyn Park, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).
Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Abdul Halim Iskandar, sebagai Menteri Kemendes PDTT dan Budi Arie Setiadi, sebagai Wakil Menteri Kemendes PDTT sebagai apresiasi dan dukungan kepada pelaksana program inovasi desa.
Ketika menerima penghargaan tersebut Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli mengungkapkan kebahagiaannya karena Kab. Tangerang bisa mendapatkan penghargaan PID dari Kemendes PDTT RI. bersama dengan 24 Bupati lainnya.
“Penghargaan ini didapat karena selama ini kerja keras semua pihak dari tingkat Desa hingga tingkat Bupati berusaha memberikan yang terbaik bagi Desa, sehingga kita diganjar penghargaan ini,” beber orang nomor 2 di Kab. Tangerang.
Mad Romli berharap, tentunya bagi desa yang lain agar mengikuti program serupa agar desa inovasi terus bertambah, bagi desa-desa yang lain bisa mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh desa dangdang ini sesuai dan sejalan dengan program Bupati dalam rangka untuk kesehatan maupun kesejahtera maupun lainnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kab. Tangerang mengungkapkan PID dibentuk Kemendes PDTT sejak tahun 2017, dan tahun 2019 dilakukan penilaian. Setelah tiga tahun berjalan, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Dangdang Kecamatan Cisauk dinilai, dan berhasil masuk nominasi TPID terbaik tingkat nasional.
“Berkat dedikasi yang tinggi dalam mendorong munculnya inovasi desa di Kab. Tangerang, Pemerintah Kab. Tangerang didaulat untuk menerima penghargaan PID dari Kemendes PDTT RI,” ujarnya.
Sementara itu Setelah pemberian penghargaan, Acara Rapat Koordinasi Nasional, Program Inovasi Desa Tahun 2019, dibuka oleh Muhajir Effendy, selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia yang Dalam Pidatonya, ia berpesan dalam mewujudkannya program terbaik mempercepat pembangunan desa di perlukannnya formula 4C.
“Dalam membangun kemajuan desa, tidak bisa menggunakan cara lama diperlukan Inovasi di berbagai bidang untuk mempercepat pembangunan desa salah satunya dengan 4C yaitu Critical Thingking, Creative and Inovation, Communication Skill dan Collaboration,” ujarnya. (Diskominfo/Leston H.).

Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Himbau Ibu-Ibu di Muba Aktif Cek Kesehatan Reproduksi

 

MUBA, MOI – Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya mengajak dan menghimbau masyarakat Desa Mekar Jadi Kecamatan Sungai Lilin,  terutama ibu-ibu untuk aktif dan rutin memeriksakan kesehatan reproduksinya secara berkala. Hal ini disampaikan Fauziah Mawardi Yahya saat melakukan kunjungan kerja PKK Sumsel ke PKK Desa Mekar Jadi, Senin (25/11/2019) siang.

“Ayo Ibu-Ibu aktif periksakan kesehatan. Terutama tes iva (deteksi dini kanker serviks) juga lakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Jangan malu dan sungkan memeriksakan kesehatan reproduksi”, tegas Fauziah.

Mantan Ketua TP PKK Ogan Ilir dua periode itu mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati karena jika kesehatan reproduksi para Ibu terjaga dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. “Selain itu tugas kita sebagai kader PKK untuk melawan dan cegah stunting (kekerdilan) pada anak”, tandasnya.

Dalam kunjungan kerja PKK Sumsel ke Desa Mekar Jadi guna penilaian lomba 10 program pokok PKK itu, di hadapan para kader PKK desa dan kecamatan, Fauziah Mawardi Yahya tak bosan-bosannya mengingatkan kembali tentang pentingnya tertib administrasi PKK untuk segala kegiatan utamanya terkait surat menyurat.

Pada kesempatan itu, Fauziah Mawardi Yahya menyerahkan bantuan CD Mars PKK, buku The Power of Etiquette karya Sri Rahayu Suroso untuk sudut baca PKK, dan buku Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara oleh Yayasan Kemala Bhayangkari, diterima langsung oleh Ketua TP PKK kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tia Yufada.

Ketua TP PKK kabupaten Muba Tia Yufada mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKK Sumsel yang telah bersedia berkunjung ke Desa Mekar Jadi. “Telah lama kami nantikan kehadiran tim penilai PKK Sumsel ke kabupaten Muba. Saya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten Muba menyambut baik dan mendukung acara ini sehingga dapat mendorong bagi kemajuan masyarakat”, katanya.

Diungkapkan Tia Yufada, dirinya berharap melalui lomba 10 program pokok PKK dapat menjadi bahan evaluasi bagi PKK desa dan kecamatan. “Ada atau tidak ada lomba, saya minta anggota PKK tetap bekerja dengan semangat, namun dengan adanya lomba ini ada target yang harus dikejar juga indikator-indikator yang harus dicapai”, ujarnya.

PKK Desa Mekar Jadi sendiri telah melaksanakan program kerja PKK yang tertuang dalam kelompok kerja (pokja), seperti dikatakan Ketua TP PKK Desa Mekar Jadi, Dwi Susanti. “Kami berupaya mendukung program KB dan bidang kesehatan, dibuktikan masyarakat dengan mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS)”,terangnya.

Dwi Susanti melanjutkan PKK Desa Mekar Jadi secara rutin melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terlebih bagi anak-anak, remaja, dan lansia. “Selalu memacu para kader untuk menerapkan pola hidup bersih”,imbuhnya.

Setelah berdialog dan bertatap muka bersama kader PKK desa dan kelurahan, Fauziah Mawardi Yahya didampingi Tia Yufada meninjau stand pameran UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) hasil karya anggota PKK desa, serta melihat berbagai pelaksanaan kegiatan PKK, seperti tes Iva. (Leston H/Humas)

Peringati Hari Guru Nasional (HGN), Wakil Gubernur Sumsel Beri Kejutan Kepada Guru-Guru di Ogan Ilir

 

OGAN ILIR  – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN), Senin (25/11/2019) Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya berkunjung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Tak hanya berkunjung ke SMA N 1 Tanjung Raja Ogan Ilir, mantan Bupati OI dua periode itu juga melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Rantau Panjang.

Kedatangan orang nomor dua di Sumsel yang secara tiba-tiba itu tak pelak memberikan kejutan tersendiri bagi para pahlawan tanda jasa tersebut. Kehadirannya pun disambut meriah oleh para guru dan siswa  yang hendak pulang sekolah.

Tanpa dikomando, guru yang sebagian ibu-ibu tersebut langsung bergantian mengajak swafoto Wagub tersebut. Dengan sabar, ia pun menyalami para Guru dan mengusap-ngusap kepala beberapa  para siswa yang ditemuinya itu sembari memberikan petuah.

“Sekolah yang rajin ya, agar bisa sukses di kemudian hari,” katanya

Ucapan rasa syukur juga dilontarkan oleh salah satu guru  bernama Hetty. Ia berterimakasih karena Wagub masih seperti yang dulu saat Ia memimpin Kabupaten Ogan Ilir.

“Terimokasih nian pak kami, tekejut banyak mobel masuk ke sekolah, kami kiro ado apo, ternyato ado Bapak. Tambah semangat pak kami ngajar,” katanya.

Untuk diketahui, tema yang diangkat pada peringatan HGN adalah ‘Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Indonesia Unggul’. Dalam kata sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan selamat hari Guru nasional untuk semua Guru yang ada di Seluruh Indonesia.

Menurutnya, Guru memegang peranan pentingdalam menentukan masa depan Republik Indonesia, Provinsi Sumsel hingga masa depan keluarga. Terlebih, dalam menggali pelajaran yang sangat berharga agar dapat mengemban tugas di masa datang dengan sebaik- baiknya.

“Karena generasi baru yang berkualitas, antara lain akan sangat ditentukan guru, para gurulah yang mendidik dan mengajar mereka mulai dari tingkat yang paling dasar sampai pada tingkat jenjang pendidikan tinggi. Kualitas generasi baru yang diharapkan adalah kualitas yang mampu mengantarkan mereka tumbuh dan berkembang menjadi manusia pancasila yang sanggup membangun bangsa dan bertanggungjawab terhadap NKRI,” katanya

Oleh sebab itu pula, tugas para pendidik menyiapkan tumbuh dan kembangnya generasi baru yang mampu bersaing di era globalisasi ini. Baginya, Pemerintah Provinsi Sumsel, pembangunan bidang pendidikan dimaknai sebagai investasi untuk membangun sumber daya manusia.

“Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen Untuk itu, mendukung setiap upaya pembaharuan pendidikan serta melakukan inovasi kegiatan pendidikan, yang bertujuan mulia untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin memiliki jiwa kepemimpinan, yang intelektualitas, moralitas dan integritas sebagai kader penerus bangsa,” tuturnya

“Apapun bidangnya, kita harus mampu menjadikan anak-anak kita kreatif. Yang nantinya akan mempunyai nilai ekonomi, Karena kedepan ekonomi memegang peranan yang sangat penting, smuanya bisa dikendalikan oleh ekonomi,” pungkasnya (Leston H)

1 16 17 18 19 20 21