ASN Harus Tinggalkan Pelayanan yang Berbelit dan Menyusahkan Rakyat

PEMATANGSIANTAR, MOI – Aparatur Sipil Negara (ASN)  harus segera merubah orientasi birokrasi dari orientasi prosedur menjadi berorientasi pada kerja nyata. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan menyulitkan rakyat, harus ditinggalkan, karena kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi. 
 
Imbauan Presiden Joko Widodo  ini dibacakan Wakil Walikota Togar Sitorus, saat upacara  peringatan Hari Korps Pegawai Negeri (Korpri) ke-48, di halaman Balai Kota, Jumat (29/11/2019).
Lebih jauh, Seluruh anggota Korpri diajak untuk terus berinovasi dan melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Birokrasi harus berubah cepat,  beradaptasi dengan perubahan, seiring dunia yang berubah.

“Berbeda dengan dua puluh, tiga puluh, atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi Industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan. Bukan hanya cara dalam berkomunikasi, tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan. Untuk itu agar tidak ketinggalan, diperlukan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi,katanya.
 
Dalam upacara dengan komandan upacara Camat Siantar Sitalasari Janericson Purba SSTP,  Togar Sitorus berpesan kepada aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil.
“Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat,” ucapnya lagi.
Melayani saja, sebutnya, tidak cukup. Pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. “Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. lnovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan,”kata Togar.
Usai upacara, Togar Sitorus didampingi Kepala Cabang PT Taspen Noviardi dan para staf ahli walikota dan asisten menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada beberapa ASN, yang dilanjutkan pemotongan kue tart oleh Togar Sitorus. Selanjutnya potongan kue pertama diserahkan kepada Kepala Cabang PT Taspen, kepada para staf ahli dan asisten, juga beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Susan)

Kadisdik Depok Jenguk Pasien Hepatitis A

DEPOK, MOI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengunjungi dan melihat kondisi siswa SMPN 20 yang masih dirawat di RSUD Kota Depok, terjangkit penyakit Hepatitis A.

Thamrin menyebutkan, dari 15 anak yang sebelumnya masuk perawatan enam di antaranya sudah pulang, dan tersisa sembilan anak masih tahap perawatan.

“Alhamdulillah saya lihat kondisinya sudah membaik. Kami minta sampai tuntas pengobatan di RSUD ini, dan dilayani dengan baik,” ungkap Thamrin kepada media otonomi indonesia.

Ia pun bertemu dengan orang tua siswa, dan berpesan bahwa kejadian ini merupakan ujian untuk melatih kesabaran. Ke depannya, sudah seharusnya orang tua pun bertanggung jawab atas pola hidup bersih anaknya. Minimal memberikan bekal makanan dari rumah, daripada harus jajan di luar.

“Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi anak-anak disiapkan dari rumah menjaga pola hidup bersih, dan bisa ditingkatkan di sekolah,” tutur Thamrin.

Ia berharap, ke depannya ada monitoring dari Dinas Kesehatan di setiap kantin sekolah. Sementara saat disinggung terkait biaya pengobatan, Thamrin mengaku, karena sudah dikategorikan KLB dari segi biaya pengobatan akan diakomodir dari dana bantuan sosial APBD. Hingga saat ini kegiatan belajar mengajar di SMPN 20 masih diliburkan hingga Kamis (28/11/2019) dalam rangka sterilisasi.

“Sebelumnya sudah koordinasi dengan Dinkes, keluarga yang tidak memiliki BPJS akan dibantu. Siswa masih diliburkan, sebagai sterilisasi di sekolah upaya pencegahan dan sebagainya. Memberikan izin kepada siswa harus belajar di rumah, dengan pengawasan orang tua, karena pada tanggal 2 hingga 7 Desember mereka harus menghadapi Ujian Semester 1,” terangnya. (zis)

Jumat Bersih Polres Jakarta Pusat

JAKARTA, MOI – “JUMAT BERSIH”, kalimat ini yang kita baca jikalau kita mengunjungi Polres Jakarta Pusat, program ini dibuat untuk mengajak seluruh anggota Wilayah Hukum Polres Jakarta Pusat untuk merapikan badannya khusus Rambut.

Kegiatan ini dilakukan oleh Polres yang baru pindah tempat dari Wilayah Kec. Senen Jakarta Pusat ke Kec. Kemayoran tepatnya di Jl. Garuda Kemayoran Jakarta Pusat yang baru hampir 1 tahun ditempati ini di lakukan setiap hari Jumat.

Kegiatan Polres yang di bawah komando Kombes Pol. Harry Kurniawan, SIK, MH ini memang sangat sederhana tetapi sangat patut ditiru oleh Polres Polres lain.

Info yang mediaotonomiindonesia.com dapatkan Jumat 29/11/2019, program Jumat Bersih Potong Rambut Gratis yang baru dilakukan dari awal bulan November 2019 setiap hari Jumat, dimana jumlah personil yang di cukur rambutnya sudah mencapai hampir 50 orang.

Rohani dan Jasmani Bersih, menjadikan Pelayanan Bersih, Selamat Melayani Polres Jakarta Pusat (Leston Hasibuan)

Walikota Banjar Tutup Kegiatan BSMSS

BANJAR – Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) yang dilaksanakan di Dusun Pasirnagara, Desa Cibeureum Kecamatan Banjar, untuk tingkat Kota Banjar Tahun 2019, resmi ditutup pada hari Kamis (28/11/2019).

Hadir dalam acara penutupan BSMSS Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih, Dandim 0613 Ciamis yang diwakili oleh Pabungdim 0613 Mayor Czi Budi A, Kajari Kota Banjar diwakili oleh Kasubsi IT Prodsatin dan Penkum Asep Heru Wardana, Kepala Dinas PUPRPKP Edi Djatmiko, Kepala Dinas Kominfo Sunarto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yoyo Sunaryo, Kepala Bappeda Agus Nugraha, Kepala Dinas Satpol PP Eddy Nurjaman, Kepala Dinas Kesbangpol Sahudi, Danramil 1313 Mayor Infanteri Drs. Agung Subekti, Pasiter Kodim 0613 Ciamis Kapten Arh Agus Gusnedi, Kapolsek Banjar yang diwakili oleh Akanit Sabhara Iptu Aa Juhara, Danramil 1325 Langensari diwakili Danpos Payatuman Serma Yayat, Camat Banjar, Camat Purwaharja, Camat Pataruman, Sekmat Purwaharja, Lurah dan Kepala Desa se-Kota Banjar, Danramil Rancah, Cimaragas, Lakbok, Pamarican, serta anggota Koramil jajaran Kodim 0613 Ciamis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya yang berjumlah sekitar 150 orang.

Sambutan Dandim 0613/Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio M.Int.Rel.M.MDS yang disampaikan oleh Pabungdim 0613 Mayor Czi Budi A, kita patut bangga dan bersyukur bahwa program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di wilayah Kota Banjar ini dari tahun ke tahun semakin menunjukkan hasil yang memuaskan, dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  Kita harus berbagi hasil pembangunan, baik itu sarana fisik maupun non fisik agar dapat mendorong perkembangan desa. Secara umum semua pencapaian ini karena adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kota Banjar dan Provinsi, serta seluruh jajaran pemerintahan daerah, juga dari segenap elemen masyarakat Desa Cibeureum,

Untuk itu, atas nama Pimpinan Kodim 0613 Ciamis selaku penanggung jawab keberhasilan Operasional, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah Kota Banjar dan Provinsi, serta kepada semua instansi dan berbagai elemen masyarakat serta kepada segenap prajurit, sehingga penyelenggaraan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa Tahun 2019 sekarang ini berjalan lancar dan sukses.
Kebersamaan ini hendaknya terus kita pelihara agar dapat semakin menumbuhkan sikap saling pengertian dan semangat kerjasama antara TNI, Pemerintah Daerah dan segenap elemen masyarakat, khususnya di wilayah Desa Cibeureum. Sehingga tujuan pembangunan nasional yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat benar-benar dapat tercapai.
Pencapaian kinerja Kodim 0613 Ciamis dengan pemerintah Kota Banjar dalam memfasilitasi upaya upaya pembangunan yang di prakarsai masyarakat, sehingga program pembangunan benar-benar sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat yang saling mengisi dan melengkapi serta saling mendukung.

Karena itu diharapkan adanya tindak lanjut dari berbagai pihak khususnya satuan kerja perangkat daerah terkait di semua tingkatan pemerintah, demikian pula kepada masyarakat desa, dengan berakhirnya pelaksanaan program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa ini bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan pemeliharaan dan pengembangan secara berkelanjutan, yang pada akhirnya diharapkan masyarakat semakin mampu untuk membangun wilayah secara mandiri, bila kemandirian masyarakat telah tercapai maka disinilah letak keberhasilan pembangunan bangsa.

Sementara itu Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih dalam sambutannya menyampaikan, dalam pembangunan melalui BSMSS merupakan salah satu bentuk wujud nyata dalam pembangunan dan tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sangat tergantung kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat, dan pembangunan juga sangat tergantung dari rencana yang terpadu dari pemerintah. Begitu juga sebuah program pembangunan yang harus bekerjasama antara TNI dan seluruh elemen masyarakat, bersama aparatur pemerintah untuk bersama-sama mensukseskan program pemerintah. Karena ini tidak bisa dilaksanakan oleh masyarakat, tidak bisa juga dilaksanakan oleh TNI, dan kita harus melakukan dengan cara bergotong royong.
Program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa  merupakan bentuk wujud nyata dan bentuk  pendekatan dalam pembangunan, ini merupakan kebijakan pembangunan dimana keterlibatan TNI bersama masyarakat yang ada di Kota Banjar.

Usai memberikan sambutan, Walikota Banjar didampingi Pabungdim 0613 Ciamis, Danramil 1313 Banjar serta para Kepala OPD meninjau lokasi hasil kegiatan BSMSS.
Adapun sasaran fisik yang sudah dilaksanakan yaitu:
1.Pengaspalan jalan/Lapen  sepanjang 430 m, Lebar 2,5 m hasil pekerjaan100 %.
2. Sasaran non fisik yang sudah dilaksanakan :

a. Sosialisasi tentang KB dari Dinas Kesehatan Kota Banjar.
b. Wawasan kebangsaan dari Kesbangpol Kota Banjar.
c. Penyuluhan tentang Kantibmas dari Polres Banjar.
d. Penyuluhan tentang Bela Negara dari Kodim 0613 Ciamis.
3. Waktu pelaksanaan BSMSS selama 14 hari, dimulai tanggal 14 November 2019 dan penutupan pada tanggal 28 November 2019. (Yudhi’s/JA 83 R)

7500 Peserta Jalan Santai Meriahkan HUT KORPRI Kab. Tangerang

TIGARAKSA, MOI – Menyambut Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Rebublik Indonesia yang ke-48 dirangkaikan HUT Kabupaten Tangerang Ke-76, Hari Kesehatan, Hari Persatuan Guru Republik Indonesia tingkat Kabupaten Tangerang menggelar Jalan Santai di pusat pemerintahan kabupaten Tangerang. Kamis,28/11/2019
Sekitar 7500 pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Tangerang mengikuti jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran produk, dan doorprize yang disiapkan oleh panitia.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan gerka jalan santai ini untuk mengajak seluruh pegawai agar manjaga kebugaran badan, selain itu pula ribuan masyarakat agar paham akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
“saya berpesan kepada pegawai dan masyarakat agar terus mengkapanyekan pola hidup bersih dan sehat, jaga kebugaran tubuh agar lebih produktif,” ungkap Zaki di depan peserta jalan santai.
Ketua Korpri Kabupaten Tangerang menambahkan semua rangkain HUT Korpri melibatkan semua pegawai di Kabupaten Tangerang, hingga puncak besok upacara di ICe BSD Kabupaten Tangerang Tingkat Nasional.
“Korpri terus mengabdi kepada masyarakat, untuk itu Korpri harus sehat dan kuat melayani masyarakat,” ungkap Moch. Maesyal Rasyid yang juga Sekretaris Daerah.
Jalan santai dimulai star dari depan gedung serba guna hingga finis di lapangan maulana yudha negara, semua berkumpul memeriahkan HUT Korpri, mulai dari hiburan doorprize sepada motor, sepeda dan hadiah hiburan yang lainnya.
Ketua pelaksana HUT Korpri Saifullah menambahkan jumlah peserta yang mengikuti jalan santai 7500 orang diantaranya OPD dilingkungan Pemkab Tangerang, Guru, KNPI, Karang Taruna, organisasi masyarakat dikecamatan.
“Sekita 7500 yang mengikiti jalan santai, mulai dari Guru, OKP hingga Ormas dan pegawai dilingkungan Pemkab Tangerang,” terang Saifullah mantan kadis Kebersiahan. (Leston/Kominfo)

Ombudsman Beri Predikat Kepatuhan Tinggi 2019 Kepada Pemerintah Kab. Tangerang

TIGARAKSA, MOI – Pemerintah Kabupaten Tangerang raih Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2019 dari Ombudsman RI terhadap standar pelayanan publik. Pemberian penghargaan tersebut digelar di Hotel JS Luwansa, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, (27/11/2019).
Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai menyatakan tahun 2019 Ombudsman RI melakukan penilaian dan pemeriksaan tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik di Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah. Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang menuntut Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mematuhi Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.
Survei Kepatuhan dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tindakan maladministrasi pada unit layanan publik Pemerintah dengan upaya   pemenuhan komponen standar pelayanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Selain itu juga untuk mengetahui efektivitas dan uji kualitas penyelenggara pelayanan publik.
“survei Kepatuhan bertujuan untuk mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik. Mekanisme pengambilan data survei Kepatuhan dilakukan dengan mengamati tampakan fisik, observasi secara mendadak, dan bukti foto.
Periode pengambilan data dilakukan secara serentak pada bulan Juli dan Agustus 2019,” ucap Rifai
Heri Heryanto Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang yang menerima langsung penghargaan tersebut mengungkapkan rasa senang dan bangga nya atas diraihnya penghargaan.
Lanjut Hery Ini merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Ombudsman RI terhadap kepatuhan tinggi atas standar layanan di suatu instansi Kementrian, lembaga, hingga daerah.
“kita bangga dan bersyukur
kerja keras semua pihak di Kabupaten Tangerang bisa diganjar penghargaan ini, karena tidak semua pemerintah daerah bisa mendapatkan penghargaan ini, di Provinsi Banten saja yang mendapatkan predikat tinggi hanya 3 yaitu Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel dan yang lainnya masih di bawah, itu patut kita syukuri dan patut kita banggakan,” tutur Hery.
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Tangerang Cupi Mutiani menjelaskan penilaian kepatuhan ini disesuaikan dengan Undang-undang 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Penilaian tersebut juga memperhatikan tentang beberapa fasilitas di organisasi perangkat daerah  yang memiliki tugas pokok dan fubgsi pelayanan publik.
“Di situ ada 14 aitem yang dinilai itu misalnya ruang tamu, toilet, ruang laktasi, ruang rambatan untuk difabel, jembatan kursi roda, musholah, tempat parkir,  itu merupakan standar layanan yang harus ada di kantor pelayanan,” ungkap Cupi
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan, Alhamdulillahirobbilalamin penghargaan ini merupakan hasil jerih payah dan kerja keras semua jajaran pemerintah Kabupaten Tangerang, karena pada dasarnya ASN itu bertugas untuk melayani masyarakat dan sudah sepantasnya dan seharusnya ASN memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Semoga dengan diraihnya penghargaan kepatuhan tinggi dari ombudsman  ini, kedepan layanan masyarakat  yang diberikan oleh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Tangerang bisa semakin ditingkatkan dan bisa menjadi motivasi untuk mereka semua dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zaki. (Leston/Diskominfo)

Setelah 2 Hari Korban Tenggelam Berhasil Ditemukan

GUNUNG KIDUL – Deni Setiawan (13) yang tenggelam bersama ayahnya Pujiyono saat sedang melaut mencari ikan Selasa 26/11/2019 lalu berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR, penemuan tersebut berawal ketika Kamis 28/11/2019 tepatnya sekitar pukul 05.20 warga melihat ada benda mengapung tak jauh dari lokasi terbaliknya kapal nelayan tersebut.

Melihat benda mencurigakan warga langsung lapor pada tim pol air yang dalam siaga pencarian korban, setelah mendapat info dari warga, Kasatpolair IPTU Slamet langsung memerintahkan anggotanya untuk menindalanjuti laporan warga, setelah didekati ternyata benda mengapung tersebut adalah jenasah Deni Setiawan.

Petugas langsung mengevakuasi jenasah Deni Setiawan dan menyerahkannya pada keluarga, sementara Pujiyono ayah Deni Setiawan sampai saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian Tim SAR wilayah 1, yang melibatkan Angkatan Laut, Polsek, Polres, Polair, Tagana, serta potensi potensi SAR lainnya. (Supri)

Membangun Kawasan Danau Toba Jangan Melupakan Kelestarian Alam dan Satwa

PEMATANGSIANTAR, MOI – Ketua umum Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI),Rahmat Shah mengatakan, pembangunan kawasan Danau Toba yang diprogramkan pemerintah pusat untuk pembangunan dan meningkatkan ekonomi rakyat, bakal menggelontorkan anggaran puluhan triliun. Namun, yang tidak boleh dilupakan, harus tetap memperhatikan kelestarian satwa dan alam sekitarnya.
Hal ini dikatakan Rahmat saat memberikan kata sambutan pada acara ulang tahun kebun binatang (zoo) Siantar  yang ke-83, di lokasi kebun binatang Pematangsiantar, Rabu (27/11-2019).

Kebun binatang,sebutnya, membantu mengedukasi anak tentang alam, satwa dan konservasi alam. Zoo Siantar yang sekarang, sebut Rahmat, sudah banyak menangkar satwa yang bukan hanya langka dan berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.”Bahkan dalam waktu dekat, satwa langka lain seperti 2 ekor zebra betina dan orang utan dan singa putih yang ongkos angkutnya mencapai Rp 500 juta akan dibawa ke taman hewan ini,” ujar Rahmat.
“Saya menghimbau para pendidik untuk mengajarkan anak didik mengenal alam yang telah memberikan kehidupan kepada kita, termasuk  mengenalkan satwa dan apa itu konservasi alam. Alam sudah memberikan kehidupan kepada kita, maka kita wajib memberikan kehidupan kepada alam, supaya seimbang. Maka, langkah PKBSI, semua hewan langka yang kami tangkar itu dilindungi, dirawat dan pada saatnya nanti beberapa akan kembali dilepas liarkan.Semua hewan langka itu milik pemerintah, atas kerjasama Taman Hewan Siantar dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II, jadi bukan milik saya pribadi,”ujar Rahmat.
Rahmat juga menyebutkan Kebun Binatang Medan tidak layak untuk disebut Kebun binatang. Kondisinya,sebut Rahmat, sama seperti kebun binatang ini dahulu, sebelum dikelolanya, Ada, tapi seolah – olah tiada.
“Kebun Binatang di Medan itu tidak layak.Kondisinya sama seperti kebun binatang ini dulu, lebih dari 20 tahun lalu. Ada, tapi seakan – akan tiada. Yang ada hanya alam, pepohonan,”,katanya.
Taman Hewan Siantar, kata Rahmat,  merupakan destinasi wisata kebanggaan kota  Pematangsiantar. Bahkan, dengan jumlah pengunjung pernah mencapai 28 ribu orang per hari, Taman Hewan Siantar menimbulkan multi efek keuntungan pada berbagai sektor di kota Pematangsiantar, seperti pada hotel dan pedagang sekitar dan mengingatkan agar pelayanan ditingkatkan,termasuk keramahan,keamanan dan kenyamanan harus tetap dijaga.
Dalam kesempatan itu,Rahmat yang pernah menjadi seorang duta besar itu mengimbau, agar seluruh elemen masyarakat bersatu padu untuk melestarikan alam dan satwa yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga berharap penegak hukum, menindak tegas para perusak alam dan para pelaku usaha yang mempergunakan pewarna tekstil serta formalin ke dalam makanan.
“Mereka itu pembunuh manusia, harus ditindak tegas. Saya juga mengimbau agar kepedulian terhadap alam jangan luntur.Kalau masyarakat menemukan hewan liar, apalagi langka, antarkan ke taman hewan ini. Ongkosnya akan diganti,”imbuhnya lagi seraya berterimakasih kepada BRI dan Inalum yang telah memberikan tanggung jawab kepedulian sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)-nya kepada Taman Hewan Siantar untuk perbaikan kandang.
Sebelumnya, mewakili Gubsu, Staf ahli gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan  Pemprov Sumatera Utara, H Agus Tri Priono dalam kata sambutannya mengatakan mengapresiasi Yayasan Rahmat Shah dengan langkahnya mengelola Kebun Binatang Siantar, yang  mampu mengedukasi masyarakat terutama anak-anak.Dari tidak ada hewannya, menjadi ada berbagai hewan,  bukan hanya hewan asli Indonesia, tetapi juga yang berasal dari luar negeri.
“Kalau mau mempelajari hewan ini ke habitat aslinya, tentu butuh dana yang besar. Tetapi hanya dengan datang ke sini, terutama bagi anak -anak kita, bisa mengenal hewan dan belajar mengenal alam,” katanya.
Dalam acara tersebut, Rahmat Shah yang didampingi anak bungsunya Roland Shah memberikan tali asih kepada perwakilan anak yatim piatu.Dibagikan pula buku autobiografi tentang perjuangan Rahmat Shah melawan kanker prostat,berjudul ” Kanker Prostat Bukan Vonis Mati” Sembuh Dari Kanker Prostat Berkat Doa dan Sedekah.
Turut hadir dalam acara tersebut mewakili walikota, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Leonardo Simanjuntak, Kadis Lingkungan Hidup Dedy Tunasto Setiawan, kabid KSDA Wilayah II Pematangsiantar Seno Pramudita, Manager Taman Hewan Siantar Sandha Octavia Perkasa, dan Sekjend PKBSI Tony Sumampouw, yang memaparkan keberhasilan PKBI bekerjasama dengan KSDA wilayah II yang telah berhasil melepas liarkan hewan langka ke alam bebas, seperti harimau sumatera, dan jalak bali serta merak yang telah ditangkar agar tidak punah.(Susan)

Lurah Tanah Tinggi Dan Jaringan Laskar Nusantara Banten Adakan Bakti Sosial Gratis

 

TANGERANG, MOI – Aksi sosial melalui kegiatan pengobatan gratis dan sembako murah yang di gelar oleh JARINGAN LASKAR NUSANTARA BANTEN disambut antusias ratusan warga yang bermukim di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang,  Kota Tangerang, Banten.

JARINGAN LASKAR NUSANTARA BANTEN merupakan Organisasi kemanusiaan yang didirikan dengan tujuan untuk berkontribusi secara positif pada masyarakat dengan cara membina anggota masyarakat yang semakin penuh welas asih, penuh rasa damai, dan sejahtera melalui pembelajaran dan mempraktikkan hubungan sosial yang baik

“Dengan berdasarkan budaya cinta kasih, welas asih, sukacita dan ketenang-seimbangan yang diiringi dengan kebijaksanaan mendalam, jaringan laskar nusantara banten  secara rutin menyelenggarakan pengobatan gratis dan kegiatan bakti sosial yang dapat membawa kegembiraan dan ketenangan bagi semua.

Kegiatan baksos dan sembako bagi warga Kelurahan tanah tinggi kelurahan tanah tinggi kec Tangerang ini adalah wujud dari kepedulian terhadap sesama manusia,” ujar Ketua umum H Hendra di sela-sela kegiatan, Minggu 10/11/2019

“Kami menyambut rasa antusias warga Kelurahan Tanah tinggi di sini dengan penuh kepedulian. Selain merupakan kegiatan rutin, kami ingin hadir di tengah masyarakat dengan penuh kasih guna mengingatkan pentingnya kesehatan dengan cara deteksi dini papar Yayasan Amazing New Begin(YANB)

DPD Tangerang Kota jaringan laskar nusantara banten  selaku panitia penyelenggara, mengatakan, kegiatan baksos dan pengobatan gratis ini tanda bukti bahwa jaringan laskar nusantara banten kota tangerang sangat diterima baik oleh masyarakat  dan untuk meyakinkan masyarakat kegiatan ini  murni kemanusiaan yang rutin digelar berpindah-pindah lokasi se kota Banten

Tapi untuk kali ini di Kelurahan Tanah Tinggi Kota Tangerang Banten, dengan mengandeng Grup 1 Kopassus Serang dan Polri dan dihadiri oleh Lurah Tanah Tinggi Hadi Ismanto “BOY”

Antusias warga sangat senang dengan adanya baksos dan pengobatan gratis. Watini, 54, salah satu penerima manfaat sembako gratis dari acara tersebut, menyatakan berterima kasih atas bantuan tersebut.

“Selain mendapatkan sembako  saya juga bisa melakukan cek dan pengobatan gratis dari panitia. Dengan pengobatan saya bisa beraktifitas dengan sehat. Semoga dibalas oleh Allah SWT,” ujar Watini dengan wajah semringah

Lurah Tanah Tinggi sangat berharap dan berterimah kasih atas kegiatan yang dilakukan jaringan laskar nusantara banten dan Yayasan Amazing New Begining Indonesia mengingat kegiatan memberikan sembako dan pengobatan gratis sangat jelas bermanfaat bagi warga kami Keluarahan tanah tinggi Kecamatan Tangerang

“Saya berharap apa yang dilakukan jaringan laskar nusantara banten dan yayasan amazing new begining Indonesia dalam membantu masyarakat kami dapat diikuti oleh komunitas atau lembaga lain dan kami siap memfasilitasi,” kata Lurah Hadi Ismato “BOY”.

Mahyudin Indra Syahbana S.Pd, Kepala Sekolah Yang Layak Dicontoh Dan Diapresiasi

TANGERANG – Mahyudin Indra Syahbana S.Pd sosok guru atau kepala sekolah SDN  Poris Gaga 4 Kota Tangerang yang lahir pada 05 Okt 1960 ini dikenal sebagai kepala sekolah yang mengayomi dan sahabat bagi para muridnya. Selain itu, tutur kata dan senyumanya juga mampu meluluhkan hati semua orang. Beruntungnya saya telah mengenal sosoknya yang luar biasa.
Semua guru mengajar anak-anak didiknya dengan caranya sendiri dan semuanya baik. Sebagian guru berpendapat,mengajar adalah proses penyampaian atau mentransfer ilmu dari seorang pendidik kepada peserta didik. Tapi lain dengan guru yang menjadi idola saya ini. Ia mengatakan mengajar adalah usaha guru menciptakan dan mendesain proses belajar pada siswa. Jadi yang terpenting dalam belajar mengajar itu bukanlah bahan yang disampaikan oleh guru, akan tetapi proses siswa dalam mempelajari bahan tersebut.
Keberhasilan seseorang itu, juga bergantung pada dirinya sendiri. Itu yang sering disampaikannya kepada murid-muridnya di sela-sela mengajar. Bila ada masalah. Pak Mahyudin selalu dapat menyelesaikan masalah dengan kritis. Jika ada anak didiknya yang melakukan kesalahan, maka ia akan selesaikan dengan cara persahabatan.
Alasan lain kenapa sosoknya sangat saya kagumi, karena sifatnya yang bijaksana dan dermawan. Tidak hanya itu saja, ia selalu mengajari anak didiknya untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.
“Karena kita hidup di dunia ini hanya mampir saja. Maka dari itu jadilah kamu manusia yang baik,” ujar Pak Mahyudin
beliau mengabdi kurang lebih 36 tahun di sekolah negeri dengan penuh Semangat dan bijaksana demi mencerdaskan anak didiknya
Beliau  juga sosok guru dan kepala sekolah yang bisa menempatkan dirinya dimanapun berada. Ya bisa diibaratkan seperti bunglon, karena dimanapun bunglon berpijak maka bunglon tersebut bisa menyesuaikan diri (Jusmin Panjaitan)
1 14 15 16 17 18 21