Perayaan Natal Dinas Pendidikan Simalungun : “Guru Harus Mendidik Dengan Hati dan Kasih”

SIMALUNGUN – Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu. Apapun yang kamu lakukan,  perbuatlah seperti untuk Tuhan dan bukan kepada manusia. Teguran yang membangun dan disampaikan dengan kasih, menunjukkan bahwa sebagai pimpinan, sebagai teman sejawat bahkan sebagai guru kepada anak didik, kita harus menunjukkan wajah Kasih Kristus.Damai sejahtera dalam hati kita juga menunjukkan kepada dunia, bagaimana wajah kristus yang sesungguhnya merupakan wujud KasihNya kepada dunia.
Khotbah Natal yang disampaikan Pdt. Endaulin Tarigan, MTh ini, merupakan bagian dari rangkaian perayaan Natal keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun yang dilaksanakan di Aula Simalungun City Hotel, Rabu (4/12/2019).
Pada acara yang dihadiri seluruh kordinator wilayah ( Korwil) dinas pendidikan dari  32 kecamatan Se-Simalungun, para perwakilan guru dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dirut PDAM Tirta Lihou Betty Sinaga, SH, para kabid, kasie serta para staf di jajaran dinas pendidikan itu, Bupati Simalungun JR Saragih memberikan wejangan singkat.
Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati Simalungun Dr.JR Saragih, SH, MM mengharapkan dengan damai Natal, seluruh keluarga besar dinas pendidikan, termasuk juga keluarga inti masing – masing, dapat memperbaiki hubungan yang selama ini mungkin ada yang retak atau menjauh karena sesuatu hal, hingga Kasih Kristus sebagaimana yang dikumandangkan saat Natal kembali menyatukan dan merekatkan.Dengan begitu, tugas pendidik membawa anak didik untuk lebih maju bisa tercapai.
“Suasana kondusif dalam dunia pendidikan sangat penting. Mari tampilkan anak anak kita sebagai garam dan terang dalam masyarakat , dan momen Natal saya harapkan bisa mempersatukan hubungan yang retak, baik di jajaran tempat bertugas maupun dalam rumah tangga, supaya misi kita dalam mendidik anak-anak berhasil,”kata JR Saragih.
Sebelumnya  Kadis Pendidikan Simalungun Elfiani Br Sitepu S.Pd.MPd mengatakan, perayaan Natal ini merupakan wujud nyata dari rasa syukur kepada Tuhan, dan pengakuan bahwa karena kasih Tuhan sajalah maka dukungan dan kepercayaan dalam melaksanakan tugas bisa diperoleh dan diraih. 
“Untuk seluruh kepercayaan yang sudah diberikan, dan untuk memajukan dunia pendidikan di Simalungun,  kami tetap memerlukan refleksi diri dalam melaksanakan tugas, dan ini semua berasal dari Kasih Karunia Tuhan.Tugas sebagai pendidik, harus  disadari bahwa hanya akan berhasil, bila mengedepankan hati dan kasih yang berasal dari Kristus dalam mendidik siswa atau anak didik. Begitu pun dalam pelayanan tugas lainnya, sehingga kami tetap memerlukan arahan dan bimbingan dari Bupati dan DPRD Simalungun, sehingga pelayanan pendidikan di Kabupaten Simalungun lebih baik dan lebih maju,” kata Elfiani.
 
Sementara itu, Ketua panitia Lumungguk Hutabalian S.Pd, M.Pd dalam laporannya menyebutkan, bahwa acara perayaan Natal tersebut terselenggara atas kerjasama dan partisipasi semua korwil,semua jajaran kepala sekolah dan guru Se-Kabupaten Simalungun yang dikordinir dinas pendidikan.
Bahkan, sebut Lumungguk pula, sebelum dan sesudah acara perayaan Natal itu terselenggara, Dinas Pendidikan telah melaksanakan Program pemberian tali asih yang diberikan ke panti – panti asuhan di Siantar -Simalungun bahkan Tanah Karo, seperti Panti Asuhan GKPS, panti asuhan Elim HKBP, panti asuhan Zarfat HKI, panti asuhan GKPI, panti asuhan Katolik dan panti asuhan GBKP Tanah Karo.
Lumungguk juga melaporkan, perayaan Natal keluarga besar dinas pendidikan yang baru perdana dilaksanakan ini, dihadiri perwakilan guru dan para kepala sekolah, serta Korwil dari 32 kecamatan.
“Perayaan Natal ini terselenggara karena partisipasi dan kerjasama seluruh jajaran keluarga besar yang ada di  dinas pendidikan dan harus disyukuri, juga sebagai komitmen kita mencerdaskan kehidupan bangsa,”katanya.
Acara diawali dengan ibadah dan diwarnai dengan liturgi ragam bahasa dengan mengenakan baju daerah dari berbagai suku bangsa di Indonesia yang dibawakan para guru dan kepala sekolah di jajaran dinas pendidikan. Sedangkan doa dibawakan kepala seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD, Lusman Siagian ST,M.Si. (Susan)

Bersama PT. PLN Persero, Gubernur Sumsel H. Herman Deru Resmikan Desa Berlistrik Tahun 2019

BANYUASIN, MOI – Setelah puluhan tahun dinantikan, fasilitas listrik akhirnya mulai dapat dinikmati warga Desa Sri Agung Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin.  Hal ini ditandai dengan Peresmian Desa Berlistrik Tahun 2019 oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama PT. PLN Persero Unit Induk Wilayah Sumsel, Jambi dan Bengkulu di depan Kantor Desa Sri Agung, Rabu (4/12/2019) pagi.

Peresmian fasilitas ini tak pelak mengundang kegembiraan semua warga desa. Merekapun berduyun-duyun datang ke lokasi peresmian untuk sekaligus melihat langsung kedatangan Gubernur Sumsel H.Herman Deru beserta rombongan PLN Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu.

Salah satu warga itu adalah Ferry Nainggolan, 54, warga Desa Sri Agung. Di sela peresmian Ia mengungkapkan senang bukan main karena saat ini listrik sudah masuk di desanya. Menurutnya kehadiran listrik ini adalah mimpi warga Desa Sri Agung sejak mulai menetap di desa tersebut puluhan tahun silam.

” Saya sudah 24 tahun tinggal disini. Baru sekarang bisa merasakan listrik. Wah susah mau ngomongnya seperti apa senanglah pokoknya. Mewakili warga disini kami berterimakasih sekali,” ucap Ferry.

Dikatakan Ferry sejak tahun 1983 Desa Sri Agung dibuka, masyarakat mengandalkan lampu minyak untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari. Sementara bagi mereka yang sedikit beruang bisa mendapatkan listrik menggunakan mesin diesel.

Karena itu saat didatangi petugas untuk dipasang listrik di rumahnya beberapa hari lalu, Ferry gembira bukan kepalang. Baginya listrik bukan hanya untuk memenuhi penerangan saja tapi dengan listrik mereka bisa mendapatkan informasi terkini dari televisi.

” Sekarang bisa nonton televisi, dengar radio jadi bisa dapat informasi. Terimakasih sekali pada PLN, Pak Gubernur sudah memberi kami kesempatan menikmati listrik ini, kami sangat terharu. Semoga kedepan Sumsel semakin maju,” jelas pria yang sehari-harinya bertani itu dengan lugas.

Sementara itu Gubernur Sumsel H.Herman Deru seperti kebiasannya saat berkunjung ke desa-desa yang memang banyak dihuni orang Jawa selalu menyelipkan guyonan berbahasa Jawa medok dalam sambutannya.

Gayanya ini sangat disukai warga sehingga tak mengheran saat Ia tengah berpidato atau sambutan, warga selalu khusyuk memperhatikan. Demikian pula saat Ia memberikan sambutas saat peresmian Desa Berlistrik 2019 di Desa Sri Agung.

“Wis mangan urung iki. Kalo durung yo podo ae”  ujarnya disambut gelak tawa warga desa yang memadati tenda acara.

Dikatakam HD, sebenarnya Ia sudah lama ingin ke desa ini dan sudah be erapa kali juga diajak oleh Bupati Banyuasin untuk kunker. Namun karena merasa belum menepati janjinya menyediakan listrik bagi warga iaoun jadi takut datang ke Sri Agung.

“Beberapa kali Bupati ngajak saya kesini saya tolak. Saya tidak berani ke Karang Anyar. Saya bahkan pernah bersumpah tidak mau ke Karang Anyar Kalau Belum dialiri listrik. Karena ini Janji Saya. Alhamdulillah PLN berbaik hati membantu membangun ini dengan susaj payah,” demikian ujar HD.

Menurut HD, listrik ini penting, karena bagaimana anak-anak mau belajar benar jika tidak ada penerangan listrik sama sekali. Oleh karena itu Ia pun berpesan kepada warga agar fasilitas tiang listrik berikut kabel-kabel dan meteran yang sudah ada ini harus dijaga.

“Karena sekarang ini milik kita bukan milik PLN lagi.  Kalau ada pohon ranting y mengganggu cepat lapor dengan petugas. Jangan ditebas sendiri karena berbahaya,” himbaunya.

Dikatakannya masyarakat Desa Sri Agung harusnya merasa bersyukur bisa menikmayi liatrik sekarang, karena tidak semua daerah di Indonesia bisa menikmati listrik.

Masyarakat kata HD harus bersyukur dan yang tak kalah penting adalah bersikap hemat dalam menggunakan listrik. “Ojo di jarne terus. Jangan boros karena dengan adanya   listrik ini bisa dapat keuntungan lain seperti pendidikan juga gizi untuk penurunan stunting. Dan Listrik ini bisa juga  dikembangkan untuk bisnis. Seperti peternakan, ikan dll,” pesannya.

Kegigihan Gubernur Sumsel menyapa warganya di wilayah perairan memang tak perlu diragukan lagi. Meski speedboat yang ditumpanginya mengalami kendala sehingga berganti sampai 3 kali speedboat Ia tetap semangat menemui warga.Padahal kondisinya sendiri tidak sedang begitu fit hari itu.

Sambutan masyarakat Desa juga tampak luar biasa. Meski hujan mengguyur cujup deras di lokasi peresmian, tak membuat mereka beranjak dari bawah tenda peresmian demi melihat langsung Gubernur yang sedang menyampaikan sambutan.

Di tempat yang sama,  Bupati Kabupaten Banyuasin H.Askolani mengatakan sangat berterimakasih pada PLN Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu yang sudah bersusah payah menerangi desa Sri Agung dengan aliran listrik.

” Terus terang sudah puluhan tahun masyarakat menanti aliran listrik ini. Beberapa kali saya minta tolong pak Gubernur kare a saya ditagih janji oleh masyarakat. Alhamdulillah sekarang listrik sudah masuk ini. Dulu saya tidak sangka listrik bisa masuk sini. Apalagi kalau mengandalkan dana APBD. Makanya saya percaya membangun Banyuasin ini perlu kerja keras semua pihak. ” jelasnya.

Saat ini menurut Askolani masih ada 5 desa lagi yang ditargetkan teraliri listrik di 2020. Sehingga pada 2020 kab Banyuasin terang benderang.

Di tempat yang sama Direktur Bisnis PLN Wiluyo Kus Dwi Harto menjelaskan sejak tahun 2017 PLN telah memiliki pasokan cukup di Sumsel. Dengan kapasitas cadangan hingga 12 persen, Ia pun mempersilahkan Gubernur dan Bupati untuk membangun Sumsel semaju mungkin di Indonesia.”

Silahkan bangun dan majukan Sumsel. Karena kami sanggup siapkan listrik berapa pun bapak mau. Kami siapkan keandalan. Kami juga berterimakasih dengan Pak Gubernur karena kami akan segera membangun listrik melalui kabel dari Muba hingga Muntok Bangka. Bahkan sampai ke Belitung,” jelasnya.

Lumbung energi kata Wiluyo saat ini juga bukan lagi slogan belaka karena saat ini dengan pasokan yang ada Sumsel sudah bisa mengaliri liatrik hingga dari Lahat ke Lampung, hingga Sumatera Utara (Sumut) bahkan Aceh.

” Dan target kita Sumsel 2020, Sumsel 100% teraliri listrik,” jelasnya. (Leston/Humas)

Mengenang 40 hari wafatnya almarhumah Hj Batniah

Foto Kenangan (alm) H. Saidjuni & (almh) Hj. Batniah Orang Tua Dari Bp. Ndah Indrawadi (Kepala Perwakilan Media Otonomi Indonesia Sumatera Selatan)

SUMATERA SELATAN, MOI – Mengenang 40 hari wafatnya almarhumah Hj. Batniah, istri dari (alm) H. Saidjuni (pejuang 45 ), ibunda tercinta dari Ndah Indrawadi (Kepala Perwakilan Media Otonomi Indonesia Sumatera Selatan) yang akan diperingati pada hari Sabtu 07/12/2019.

Segenap Pimpinan dan Dewan Redaksi Media Otonomi Indonesia mengucapkan : Turut Berbelasungkawa yang sedalam dalamnya, semoga segala amal ibadah almarhumah diterima disisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amiin Ya Robal Alamiiin.

Keluarga yang ditinggalkan :

Ndah Indrawadi

Pimpinan Umum Media Otonomi Indonesia (Leston Hasibuan)

Pimpinan Redaksi Media Otonomi Indonesia (Rusli Amin)

Keluarga Besar Media Otonomi Indonesia

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru Hadiri Pengukuhan DPD Partai Gerindra Sumsel

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan  Pengurus DPD Partai Gerindra Sumsel  yang  digelar di Hotel Arista Palembang, Selasa (3/11/2019).

Dalam  sambutannya Gubernur H. Herman Deru mengucapkan selamat untuk  Kartika Sandra Desi yang telah dikukuhkan sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel.

Dia juga meminta agar Ketua DPD Partai Gerindra yang baru dapat bekerja di tengah pesatnya kemajuan zaman. Saking majunya lanjut Gubernur bukan tidak mungkin nanti tidak perlu lagi sosialisasi menggunakan baliho.

“Saking majunya zaman tantangan kian berat bagi Parpol. Partai harus maju dengan programnya demikian juga  pengkaderan partai. Untuk yang akan maju sebagai calon Bupati/Wakil Bupati  tentunya sudah diteropong oleh petinggi partai. Saya  cuma mengaminkan saja,” tandas Herman Deru.

Sekjen Partai Gerindra  H. Ahmad Muzani dalam arahannya mengajak seluruh kader Partai Gerindra  jangan melupakan rakyat.

“Saat ini ada dua kader Gerindra yang duduk sebagai Menteri. Tugas kita bagaimana kedua kementerian tersebut dapat menjalankan programnya berpihak dengan rakyat,” tegas Ahmad Muzani singkat.

Selain dihadiri Sekjen DPP juga nampak hadir Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra DR Ir Sufmi Dasco Ahmad, para anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumsel, Anggota DPRI pusat dan para bupati dan walikota.

Adapun yang dikukuhkan sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel kali ini adalah  Kartika Sandra Desi, SH dengan jumlah personalia sebanyak 52 orang. formatur ini sesuai dengan SK DPP  Partai Gerindra Nomor 09/0658/KPTS/Gerindra/2019 Tentang Susunan Personalia Pengurus DPD Partai Gerindra  Prov. Sumsel tetanggal 13 September 2019. (LH)

Soma Atmaja Pimpin Kembali Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang

CURUG, MOI – Soma Atmaja terpilih kembali menjadi Ketua PMI Kabupaten Tangerang Masa Bhakti 2019-2024, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) XIII PMI Kabupaten Tangerang yang dilaksanakan di Hotel Yasmine Kelurahan Binong Kecamatan Curug. Selasa, (3/12/2019)
Muskab XIII PMI Kabupaten Tangerang selain menjalankan AD/ART PMI Kabupaten Tangerang, kegiatan silaturrahmi para pengurus dan saling bertukar gagasan diantara para pengurus.
“Muskab ini merupakan ajang pertemuan silaturahmi para pengurus dan sekaligus tukar gagasan agar tercapai misi kemanusiaan yang kita jalankan”, jelas Soma dalam sambutannya.
Soma Atmaja pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang selalu mendukung PMI sehingga PMI mampu memberikan pelayanan yang terbaik, baik dalam bidang kesehatan, kebencanaan, pengembangan organisasi dan dibidang lainnya khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.
“PMI selalu berdampingan dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, terus mensukseskan program-program daerah mencapai misi mulia kemanusiaan dan membantu sesama”, ungkap Soma yang juga Kaban Bapenda Kabupaten Tangerang.
Asisten Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Tangerang Yani Sutisna yang hadir mewakili Bupati Tangerang menambahkan PMI merupakan organisasi yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan, dengan perkembangan zaman saat ini, maka tantangan dalam meningkatkan kinerja dan fungsi organisasi sosial terutama dibidang kemanusiaan lebih komflek.
“Untuk itu figur ketua PMI harus dapat bisa menjawab tantanga tersebut, saya yakin Pak Soma merupakan sosok pantas”, terang Yani.
Diperiode pertama berbagai kegiatan kemanusiaan terus berjalan aktif tanpa henti, donor darah masal, hingga membantu kemanusiaan gempa Palu, Tsunami Banten, hingga kemarim PMI kabupaten Tangerang memberikan bantuan kesehatan terhadap korban kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di Provinsi Riau.
“saya berharap hasil Muskab ini dapat menuangkan gagasan-gagasan hebat dari para kengurus, dan meningkatkan rasa sosial kemanusaian diantara kita semua”, ujar Yani.
Selain mengundang Pengurus PMI Kecamatan Se-Kabupaten Tangerang, PMI pun mengundang SKPD dilingkup Kabupaten Tangerang yang diantaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Kwarcab Kabupaten Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang, serta turut hadir Pengurus PMI Provinsi Banten dengan total peserta dan peninjau mencapai 78 orang. (LH)

Pemkab Tangerang Gelontorkan 6 Ton Benih Padi Kepada Kelompok Tani (POKTAN)

MAUK, MOI – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memberikan bantuan 6 ton benih padi kepada Kelompok Tani (Poktan) di Kabupaten Tangerang yang mengalami puso gagal panen.
Penyerahan dilakukan diarea pesawahan Desa Ketapang Kecamatan Mauk, Selasa, (3/12/2019). Sebanyak 40 kelompok tani yang mengalami gagal panen menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Asisten Bidang Perekonomian dan Keuangan Yusuf Herawan yang hadir langsung mewakili Bupati Tangerang menjelaskan pembangunan dibidang pertanian yang berkelanjutan merupakan hal yang mendasar dilakukan, selain memenuhi kebutuhan pangan, memperluas lapangan kerja dan mengentaskan kemiakinan.
” Untuk itu kita bantu para petani yang terkena dampak kekeringan dan gagal panen, membantu mereka akan kerugian dampak kemarau panjang,” ungkap Yusuf Herawan Asisten Daerah yang juga mantan Kasat Pol PP.
Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian, lanjut Yusuf, merupakan upaya pemerintah mewujudkan Swasembada pangan di indonesia khusunya di daerah, sealain beras pangan yang terus mengalami pengembangan bukan hanya padi, holtikultura diwalayah kita terus dikembangkan karna tanaman tersebut tidak menggunakan air yang berlebihan.
“Saat ini sudah mulai turun hujan, mudah-mudahan bantuan ini dirasakan optimal untuk membantu Kelompok Tani dalam memaksimalkan musim tanam”, kata Yusuf.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan menambahkan luas lahan di Kabupaten Tangerang kurang lebih 36 ribu hektar, untuk bantuan saat ini yang kita salurkan sebanyak 6 Ton dari Cadangan Benih Daerah (CBD) jumlah tersebut diperkirakan sekitar 240 hektar lahan sawah, akan kita bagi ke 40 Kelompok Tani di Kabupaten Tangerang yang mengalami gagal panen di tahun 2019.
“Kita salurkan saat ini 6 ton benih Padi hasil penangkaran dibalai benih Kabupaten Tangerang, untuk 40 kelompok tani yang ada diwilayah”, terang Aziz.
Selama kemarau panjang di tahun 2019, terdata seluas 916 hektar sawah yang mengalami Gagal Panen (PUSO), untuk itu kegiatan penyerahan bantuan benih padi sawah ini merupakan wujud nyata hadirnya pemerintah daerah kepada masyarakat tani baik diwilayah utara seperti Mauk, Sepatan, Kronjo hingga tengah diwilayah Kecamatan Panongan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat, dan hujan mulai turun artinya amat penting moment ini kita tingkatkan kualitas kehidupan sosial dan perekonomian dengan bertani”, ungkap Aziz didepan kelompok tani.
Apok (48) Kelompok Tani Kebon Desa Rancaiur Kecamatan Panongan merasakan terbantu dengan bantuan yang di gulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang karena masa kekering amat panjang dirasakan untuk tahun ini, biasanya dibulan November sudah mulai bercocok tanam dilahan seluas 20 hektar.
“Biasanya kita sudah mulai menanam pak, tahun ini kemarau panjang sawah yang saya tanam gagal panen dan merugi”,  ucapnya.
Senada dengan Apok, Pak Samudin kelompok tani kebun kelapa desa ketapang kecamatan mauk sawahnya dilanda kekeringan sekitar 40 hektar mengalami kerugian karena musim kemarau panjang.
“saya merasa terimakasih atas bantuan Pemda Tangerang benih yang kita terima semoga bermanfaat membantu para petani”, ucap pria yang akrab disama Mudin.
Penyerahan secara simbolis diberikan kepada Kelompok Tani Kisepat Desa Gunung Sari Kecamatan Mauk, Kelompok Tani Pondok Pahat Kelurahan Mauk Timur Kecamatan Mauk, Kelompok Tani Kebon Kelapa Desa Ketapang Kecamatan Mauk dan Kelompok Tani Kepuh Tegal Desa Klebet Kecamatan Kemeri. (Diskominfo)

Reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni, Titik Beratkan Objek Wisata Rawa Binong

 

KAB. BEKASI – Audiensi dalam rangka Kegiatan Reses I Tahun Sidang 2019-2020 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan Haeroni menitikberatkan pengembangan obyek wisata Situ Rawa binong.

“Saya berharap wakil rakyat dapat memperjuangkan keinginan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memiliki icon wisata,” ungkap H. Martoni, salah satu tokoh masyarakat setempat saat Reses I DPRD Provinsi Jawa Barat di Situ Rawabinong, Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Senin (02/012/2019) siang.

Selain menjadi icon wisata Kabupaten Bekasi, tambahnya, pengembangan destinasi wisata Situ Rawa Binong diharapkan mampu menopang dan menambah perekonomian masyarakat setempat.

“Situ Rawa Binong ini dianugerahi Allah SWT panorama alam yang sangat indah dan menarik, memiliki ciri khas budaya yang masih dijaga hingga saat ini dan lokasinya strategis berada di pusat ibukota Kabupaten Bekasi”.

“Informasinya, tahun depan akan dibangun alun-alun di sekitar area Situ Rawa Binong dan dibangun air mancur menari setinggi 50 meter ditengah danau,” tambah Ketua BPD Desa Hegarmukti, H. Dedi Hendriana.

Pembangunan air mancur tersebut, diketahuinya ketika menyaksikan sambutan Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja saat Pesta Hajat Bumi Rawa Binong tanggal 14 September 2019.

Hal senada disampaikan Wiwik, pengurus UMKM Kecamatan Cikarang Pusat.

Dia berharap, Situ Rawa Binong menjadi pusat kuliner tradisional dan pusat perbelanjaan cindera mata di Kabupaten Bekasi.

“Selama ini Kabupaten Bekasi belum memiliki pusat cindera mata, jajanan dan oleh-oleh, padahal banyak tamu dan wisatawan yang menanyakan keberadaannya,” terang Wiwik.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan Harroni mengatakan, dirinya telah berdiskusi dengan Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Kami sudah sepakat untuk menganggarkan pengembangan destinasi wisata Situ Rawa Binong sesuai usulan yang disampaikan Direktur Bumdesa Hegarmukti Lestari, kang Doni Ardon sebesar 20 miliar untuk APBD perubahan tahun 2020 Jawa Barat,” terang Irpan Haeroni.

Selain itu, sebagaimana tertuang di usulan Dinas Pariwisata kepada Bupati Bekasi untuk rekomendasi Gubernur Provinsi Jawa Barat tahun, dirinya akan memperjuangkan sebesar 20 miliar untuk destinasi Situ Rawa Binong, 10 miliar untuk penataan Situ Cipalahlar, 10 miliar untuk Situ Abidin, 10 miliar untuk Situ Ceper dan 50 miliar untuk penataan bumi perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu pada anggaran tahun 2021.

“Untuk Situ Rawa Binong, kami akan mulai usulan pembangunannya pada APBD perubahan tahun 2020 Jawa Barat, karena kebetulan kang Doni Ardon sudah lebih dulu menyampaikannya ke kami saat pelantikan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” terang Irpan Haeroni.

Sementara itu, dalam Reses 1 tahun sidang 2019-2020 tersebut, tampak hadir sejumlah muspides Desa Hegarmukti, yakni perwakilan Kepala Desa Hegarmukti bapak Ajo Subarjo, ketua BPD Desa Hegarmukti Dedi Hendriana, para Kadus, Ketua RW dan ketua RT se Desa Hegarmukti, Ketua Bumdesa Desa Hegarmukti, Ketua Karang Taruna, ketua LPM, ketua PKK dan ketua UKM Desa Hegarmukti.

Selain itu hadir Kapolsek Cikarang Pusat AKP Somantri, SH, Kasi Ekbang Cikarang Pusat Wowo Fadillah, Bhabinkamtibmas (Pol) Aiptu Eka Agung dan Babinsa TNI AD Salmawi serta puluhan masyarakat dari sekitar. (leston)

Polres Banjar Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Bangunan Ambruk Di Situ Leutik Desa Cibeureum

 

BANJAR – Polres Banjar menetapkan 4 orang tersangka kasus bangunan ambruk di Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar yang terjadi pada 7 November 2019 lalu, dan mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia.

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung di Mako Polres Banjar ini, sejumlah alat bukti ditunjukkan kepada para awak media.

Sementara itu, 4 tersangka kasus bangunan ambruk tidak dihadirkan dalam agenda ini.

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana menjelaskan, keempat tersangka tersebut berinisial AS, AF, ASA dan YMS. Mereka merupakan pengawas dan pelaksana dalam proyek tersebut.

Menurut keterangan, AS dan AF merupakan pelaksana pembangunan faisilitas wisata terpadu tersebut. Sedangkan ASA dan YMS merupakan pengawas proyek pembangunan di Situ Leutik.

“Dalam penyelidikan kasus ini kita tidak main-main. Setelah kejadian, selama 2 minggu kita melakukan penyelidikan awal dan olah TKP,” kata Kapolres Banjar, Senin (2/12/2019).

Kapolres menambahkan, dalam penyelidikan ini pihaknya menggunakan scientific investigation atau pembuktian secara ilmiah.

Adapun alat bukti tersebut, di antaranya 22 saksi yang di dalamnya ada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup, Surat-surat, visum serta bukti lainnya.

“Kenapa kita tetapkan tersangka ini, karena setelah penyelidikan kita berhasil mendapatkan alat bukti berupa keterangan para saksi yang jumlahnya ada 22 orang,”ujarnya

Pada kasus ini, kata Kapolres Banjar bahwa tersangka ditetapkan melanggar pidana karena lalai sehingga menimbulkan korban luka dan korban jiwa.

Sedangkan pasal yang diterapkan kepada tersangka ini adalah Pasal 395 KUHPidana Jo pasal 360 dan Jo pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

“Tersangka tidak kita tahan lebih dulu, nanti kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penahanan itu kan ada alasan subjektif dan objektif. Nanti kita lihat hasil selanjutnya,” pungkasnya. (Yudhi’s)

 

 

 

 

 

 

 

MoU Kalangan Penyuluh Agama Kristen Kota Bekasi Dan Koperasi Produksi Komunitas Batik Bekasi (KOMBAS) Terlaksana

 

Penyuluh Agama Kristen Kota Bekasi M. Manik dengan Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi

KOTA BEKASI – Batik adalah salah satu produk kebanggaan Bangsa Indonesia, oleh karena itu maka setiap tanggal 02 Oktober di peringati sebagai hari Batik Nasional.

Leston H. dari mediaotonomiindonesia.com bersama dengan M. Manik Penyuluh Agama Kristen Kota Bekasi

Tidak Ketinggalan dengan Kota Bekasi, dengan giatnya memperkenalkan ataupun memasarkan Batik Ciri Khas Bekasi, hal ini jelas terlihat dengan adanya dukungan dari masyarakat yang peduli untuk melestarikan busana tradisional kebanggaan masyarakat Kota Bekasi ini.

Salah satu dukungan itu dari Kalangan Penyuluh Rohani Agama Kristen Kota Bekasi yang di Pimpin M. Manik, dalam dukungan tersebut sepakat menjalin kerjasama dengan pihak Koperasi Produksi KOMBAS (Komunitas Batik Bekasi).

Kerjasama ini terjalin melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Penyuluh Rohani Agama Kristen Kota Bekasi dengan Koperasi Produksi Kombas di Sentra Produsen Batik Bekasi Kombes, Selasa (19/11/2019) siang.

Penandatanganan kerjasama ini disaksikan Ketua Bidang Pengembangan Kehidupan Perkotaan pada TWUP4 Kota Bekasi, Benny Tunggul, dan Kepala Penyuluh Kristen Kantor Kemenag Kota Bekasi M. Manik.

Selain penandatanganan kerjasama, para Penyuluh Rohani Agama Kristen bersama para jemaat nasrani juga berkesempatan melakukan pelatihan cara membuat Batik Bekasi. Nampak antusiasme para jemaat nasrani saat belajar melukis motif khas Batik Bekasi pada media kain putih yang sudah disiapkan pihak Kombes.

Terkait adanya kerjasama ini, Benny Tunggul menyambut baik dukungan yang diberikan kalangan Penyuluh Rohani Agama Kristen di Kota Bekasi demi mengembangkan usaha kerajinan Batik Bekasi. “Ini menjadi momentum yang baik untuk memasyarakatkan Batik Bekasi menjadi salah satu kekayaan daerah dan menjadi ikon dari perkembangan UMKM di Kota Bekasi,” ujarnya.

“Sebagai bagian dari masyarakat Kota Bekasi, kita semua wajib memberikan dukungan untuk melestarikan dan mempopulerkan Batik Bekasi. Bukan hanya sebagai konsumen, kalau perlu kita ikut menjadi bagian dari pengrajin Batik Bekasi, agar kekayaan daerah ini semakin memasyarakat di Kota Bekasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bimas Kristen Kantor Kemenag Kota Bekasi M Manik menyatakan kerjasama ini selaras dengan program kerja Bidang Bimas Kemenag Kota Bekasi. “Selain wujud dukungan, ini juga menjadi bukti kebanggan masyarakat nasrani di Kota Bekasi terhadap Batik Bekasi, dan kami yakin masyarakat nasrani di Kota Bekasi bangga memakai Batik Bekasi,” paparnya.

Rasa bangga memiliki Batik Bekasi ini juga diungkapkan Penyuluh Agama Kristen Non ASN Kota Bekasi Djajang Buntoro. “Menjadi satu kerinduan bagi saya bisa melihat setiap umat nasrani, jemaat gereja, dan pengelola sekolah nasrani yang ada di Kota Bekasi bangga memakai Batik Bekasi meski sehari dalam satu minggu. Kami bangga jadi warga Kota Bekasi dan kami bangga punya Batik Bekasi,” ulasnya.

“Hari ini juga kami membawa beberapa jemaat dari kalangan ibu-ibu dari Gereja Victori Indonesia Hope untuk kali kedua melakukan pelatihan cara membatik. Dengan memahami sendiri cara membuatnya, saya yakin mereka semakin bangga dan merasa ikut memiliki budaya Batik Bekasi ini, sekaligus ikut melestarikan kekayaan daerah yang menjadi kebanggan masyarakat Kota Bekasi ini,” ujar Djajang.

Sementara itu, Ketua Komunitas Batik Bekasi Barito Hakim Putra menyatakan optimis dengan adanya dukungan dari pihak Penyuluh Agama Kristen ini menambah motivasi bagi para pengrajin Batik Bekasi. “Ini artinya, upaya yang kita lakukan langkah demi langkah, step by step, mulai terlihat hasilnya, bukan hanya sebatas ikut melestatikan tapi masyarakat juga sudah ikut terlibat untuk ijut mengembangkan usaha kerajinan Batik Bekasi,” tegasnya.

“Kami tidak akan berhenti sampai disini. Tapi kami akan terus melakukan pengembangan dan mensyiarkan Batik Bekasi kepada seluruh kalangan masyarakat. Alhamdulillah makin lama respon masyarakat semakin antusias menerima Batik Bekasi,” ungkap Barito.

Dengan dukungan dari kalangan masyarakat, Barito mengungkapkan keyakinannya bahwa para pengrajin Batik Bekasi akan mampu berkembang secara mandiri, tidak melulu mengandalkan dukungan pemerintah daerah. “Inilah salah satu manfaat kerjasama yang kami lakukan hari ini. Dukungan dari pemerintah daerah sudah sangat luar biasa, dan kini saatnya masyarakat juga ikut mengembangkan Batik Bekasi,” pungkasnya. (Leston H.)

Puncak HUT KORPRI, Wali Kota : Dilandasi Cinta Untuk Membangun Depok

 

DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris secara resmi membuka jalan santai yang diikuti ribuan warga Depok, di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, Sabtu (30/11/2019).

Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Koprs Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Depok berlangsung meriah. Ribuan warga Depok dan Aparatur Sipil Negara (ASN) tumpah ruah meramaikan hari jadi pegawai negeri yang ke-48 tersebut.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang berkesempatan hadir, turut memberikan apresiasi atas suksesnya acara serta besarnya animo masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Dirinya berharap, peringatan tahunan ini bisa meningkatkan kecintaan ASN terhadap Kota Depok.

“Kita memimpin Depok yang sangat kompleks, karena keberagaman masyarakatnya. Karenanya saya mengajak, dalam membangun Depok ini harus dilandasi dengan cinta, sehingga memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya saat memberi sambutan HUT Korpri di Lapangan Batalyon Perhubungan (Yonhub) Depok, Kecamatan Tapos, Sabtu (30/11/2019).

Dirinya menilai, kegiatan Korpri yang dibuka secara umum tersebut dapat merekatkan persaudaraan antara pemangku kepentingan dan masyarakat. Ditambah lagi, sambungnya, acara ini diisi dengan kegiatan yang menghibur dan edukatif.

“Sesuai dengan tema, Korpri Berkarya Melayani dan Menyatukan Bangsa ini. Semoga dapat direalisasikan dalam kerja-kerja ASN,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara HUT Korpri Kota Depok, Eko Herwiyanto menambahkan, Puncak HUT Korpri diisi dengan jalan santai dari Terminal Jatijajar sampai Lapangan Yonhub. Dikatakannya, lebih dari 5.000 warga Depok dan ASN dari beragam usia, dengan penuh keceriaan berjalan santai sejauh 2,5 km.

Selain itu, ujar Eko, acara ini juga dimeriahkan dengan adanya belasan komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pelayanan Samsat keliling, cek kesehatan, dan donor darah. Pihaknya juga menggelar hiburan musik dan pembagian doorprize, dengan hadiah utama motor dan tiket umroh.

“Setelah acara ini diharapkan ASN Depok jadi lebih bersemangat bekerja, karena secara tidak langsung kegiatan ini seperti hiburan (refreshing) dari tugas mereka sebagai ASN,” pungkasnya (zis)

1 12 13 14 15 16 21