Wakil Bupati MAD ROMLI Buka Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 (SP2020)






Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Abdul Halim Iskandar, sebagai Menteri Kemendes PDTT dan Budi Arie Setiadi, sebagai Wakil Menteri Kemendes PDTT sebagai apresiasi dan dukungan kepada pelaksana program inovasi desa.
“Penghargaan ini didapat karena selama ini kerja keras semua pihak dari tingkat Desa hingga tingkat Bupati berusaha memberikan yang terbaik bagi Desa, sehingga kita diganjar penghargaan ini,” beber orang nomor 2 di Kab. Tangerang.
“Berkat dedikasi yang tinggi dalam mendorong munculnya inovasi desa di Kab. Tangerang, Pemerintah Kab. Tangerang didaulat untuk menerima penghargaan PID dari Kemendes PDTT RI,” ujarnya.
MUBA, MOI – Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya mengajak dan menghimbau masyarakat Desa Mekar Jadi Kecamatan Sungai Lilin, terutama ibu-ibu untuk aktif dan rutin memeriksakan kesehatan reproduksinya secara berkala. Hal ini disampaikan Fauziah Mawardi Yahya saat melakukan kunjungan kerja PKK Sumsel ke PKK Desa Mekar Jadi, Senin (25/11/2019) siang.
“Ayo Ibu-Ibu aktif periksakan kesehatan. Terutama tes iva (deteksi dini kanker serviks) juga lakukan Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Jangan malu dan sungkan memeriksakan kesehatan reproduksi”, tegas Fauziah.
Mantan Ketua TP PKK Ogan Ilir dua periode itu mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati karena jika kesehatan reproduksi para Ibu terjaga dapat melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. “Selain itu tugas kita sebagai kader PKK untuk melawan dan cegah stunting (kekerdilan) pada anak”, tandasnya.
Dalam kunjungan kerja PKK Sumsel ke Desa Mekar Jadi guna penilaian lomba 10 program pokok PKK itu, di hadapan para kader PKK desa dan kecamatan, Fauziah Mawardi Yahya tak bosan-bosannya mengingatkan kembali tentang pentingnya tertib administrasi PKK untuk segala kegiatan utamanya terkait surat menyurat.
Pada kesempatan itu, Fauziah Mawardi Yahya menyerahkan bantuan CD Mars PKK, buku The Power of Etiquette karya Sri Rahayu Suroso untuk sudut baca PKK, dan buku Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara oleh Yayasan Kemala Bhayangkari, diterima langsung oleh Ketua TP PKK kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tia Yufada.
Ketua TP PKK kabupaten Muba Tia Yufada mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PKK Sumsel yang telah bersedia berkunjung ke Desa Mekar Jadi. “Telah lama kami nantikan kehadiran tim penilai PKK Sumsel ke kabupaten Muba. Saya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten Muba menyambut baik dan mendukung acara ini sehingga dapat mendorong bagi kemajuan masyarakat”, katanya.
Diungkapkan Tia Yufada, dirinya berharap melalui lomba 10 program pokok PKK dapat menjadi bahan evaluasi bagi PKK desa dan kecamatan. “Ada atau tidak ada lomba, saya minta anggota PKK tetap bekerja dengan semangat, namun dengan adanya lomba ini ada target yang harus dikejar juga indikator-indikator yang harus dicapai”, ujarnya.
PKK Desa Mekar Jadi sendiri telah melaksanakan program kerja PKK yang tertuang dalam kelompok kerja (pokja), seperti dikatakan Ketua TP PKK Desa Mekar Jadi, Dwi Susanti. “Kami berupaya mendukung program KB dan bidang kesehatan, dibuktikan masyarakat dengan mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS)”,terangnya.
Dwi Susanti melanjutkan PKK Desa Mekar Jadi secara rutin melakukan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terlebih bagi anak-anak, remaja, dan lansia. “Selalu memacu para kader untuk menerapkan pola hidup bersih”,imbuhnya.
Setelah berdialog dan bertatap muka bersama kader PKK desa dan kelurahan, Fauziah Mawardi Yahya didampingi Tia Yufada meninjau stand pameran UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) hasil karya anggota PKK desa, serta melihat berbagai pelaksanaan kegiatan PKK, seperti tes Iva. (Leston H/Humas)
OGAN ILIR – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN), Senin (25/11/2019) Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya berkunjung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Tak hanya berkunjung ke SMA N 1 Tanjung Raja Ogan Ilir, mantan Bupati OI dua periode itu juga melakukan kunjungan mendadak ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Rantau Panjang.
Kedatangan orang nomor dua di Sumsel yang secara tiba-tiba itu tak pelak memberikan kejutan tersendiri bagi para pahlawan tanda jasa tersebut. Kehadirannya pun disambut meriah oleh para guru dan siswa yang hendak pulang sekolah.

Tanpa dikomando, guru yang sebagian ibu-ibu tersebut langsung bergantian mengajak swafoto Wagub tersebut. Dengan sabar, ia pun menyalami para Guru dan mengusap-ngusap kepala beberapa para siswa yang ditemuinya itu sembari memberikan petuah.
“Sekolah yang rajin ya, agar bisa sukses di kemudian hari,” katanya

Ucapan rasa syukur juga dilontarkan oleh salah satu guru bernama Hetty. Ia berterimakasih karena Wagub masih seperti yang dulu saat Ia memimpin Kabupaten Ogan Ilir.
“Terimokasih nian pak kami, tekejut banyak mobel masuk ke sekolah, kami kiro ado apo, ternyato ado Bapak. Tambah semangat pak kami ngajar,” katanya.
Untuk diketahui, tema yang diangkat pada peringatan HGN adalah ‘Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia Indonesia Unggul’. Dalam kata sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan selamat hari Guru nasional untuk semua Guru yang ada di Seluruh Indonesia.
Menurutnya, Guru memegang peranan pentingdalam menentukan masa depan Republik Indonesia, Provinsi Sumsel hingga masa depan keluarga. Terlebih, dalam menggali pelajaran yang sangat berharga agar dapat mengemban tugas di masa datang dengan sebaik- baiknya.
“Karena generasi baru yang berkualitas, antara lain akan sangat ditentukan guru, para gurulah yang mendidik dan mengajar mereka mulai dari tingkat yang paling dasar sampai pada tingkat jenjang pendidikan tinggi. Kualitas generasi baru yang diharapkan adalah kualitas yang mampu mengantarkan mereka tumbuh dan berkembang menjadi manusia pancasila yang sanggup membangun bangsa dan bertanggungjawab terhadap NKRI,” katanya
Oleh sebab itu pula, tugas para pendidik menyiapkan tumbuh dan kembangnya generasi baru yang mampu bersaing di era globalisasi ini. Baginya, Pemerintah Provinsi Sumsel, pembangunan bidang pendidikan dimaknai sebagai investasi untuk membangun sumber daya manusia.
“Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen Untuk itu, mendukung setiap upaya pembaharuan pendidikan serta melakukan inovasi kegiatan pendidikan, yang bertujuan mulia untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin memiliki jiwa kepemimpinan, yang intelektualitas, moralitas dan integritas sebagai kader penerus bangsa,” tuturnya
“Apapun bidangnya, kita harus mampu menjadikan anak-anak kita kreatif. Yang nantinya akan mempunyai nilai ekonomi, Karena kedepan ekonomi memegang peranan yang sangat penting, smuanya bisa dikendalikan oleh ekonomi,” pungkasnya (Leston H)
BELITANG OKU TIMUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan syukuran dan silaturrahmi dengan warga OKU Timur sekaligus Yasinan mengenang 1000 hari wafatnya ibunda tercinta almh Hj Hayani di Desa Sidomulyo Kecamatan Belitang.

Dikesempatan ini Herman Deru dan keluarga mengucapkan terimakasih atas kehadiran warga OKU Timur yang tetap terjalin silaturahmi. Sulit bagi saya untuk tidak mengingat kebaikan warga OKU Timur. Tanggal 25 november 2019 mengenang tiga tahun wafatnya Hj Hayani.
“Keberadaan ibu bagi kami sangat istimewa. Tanpa mengesampingkan peran ayah, Ibu penyeimbang. Berkat didikan ibu kami sangat guyup sesama saudara. Selanjutnya etika banyak kami dapatkan dari ibu. Rumah ini dibangun 21 kamar dan ini memang telah siapkan oleh ayah untuk keluarga besar dari satu orang ibu,” tegasnya mengenang sosok sang ibu.

Dia menyebut didikan yang didapatnya di dalam keluarga menjadi modal baginya dalam memimpin daerah. Karena itu dia mengajak seluruh Kabupaten/Kota bersatu padu dalam membangun diberbagai bidang untuk mencapai kesejahteraan rakyat yang ditandai dengan menurunya angka kemiskinan. Apalagi jika melihat APBD provinsi Sumsel mencapai Rp 11 triliun. Ditambah kabupaten/kota tiap tahun Rp 3 Triliun, mustahil kemiskinan di Sumsel tidak turun.
“Masak dengan jumlah APBD itu tidak bisa menurunkan kemiskinan 1 persen saja. Asal kita kompak menurunkan kemiskinan itu,” harap Herman Deru.
Dia menyebut harus ada kekompakan antara Pemprov. Sumsel dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menekan angka kemiskinan satu digit.
“OKU Timur adalah kabupaten yang angka kemiskinannya terkecil, ini menunjukan pemerintah Kabupaten berhasil menekan angka kemiskinan dengan program yang telah dilakukan di bidang pangan, peternakan, perikanan dan pembangunan infrastruktur,” pungkasnya.
Dia juga mengajak semua hadir dan khususnya Kabupaten/Kota serta TP PKK untuk membentuk desa binaan yang bergerak diberbagai bidang baik pertanian maupun perikanan dan peternakan. Karena inflasi sangat tergantung dengan harga cabe dan sejenisnya.

“Coba mulai dari sekarang kita awali menanam lombok. Bawang mulai dari rumah masing-masing. Karena komoditas ini sangat berpengsrih dengan inflasi,” imbuhnya.
Menyinggung kondisi jalan Herman Deru menyebut saat ini ruas jalan Provinsi sudah rampung perbaikannya sekitar 80 persen. Ruas jalan provinsi di OKU Timur merupakan yang terpanjang di Sumsel.
Pembangunan inprastruktur lanjut dia merupakan hak masyarakat Sumsel.
“Kami akan dukung apa yang di lakukan pemerintah kabupaten, tetapi masyarakat juga harus dukung pemerintah dengan membayar pajak terutama pajak kendaraan,” katanya.
Dikesempatan ini H. Herman Deru mengucapkan terimakasih kepada Bupati OKU Timur yang telah setia mendampingi selama sepuluh tahun selama dirinya menjadi Bupati OKU Timur.

“Saya bangga dengan OKU Timur, apa yang telah di hasilkan dari kinerja Pemerintah OKU Timur terasa oleh masyarakat, karena sejak tahun 2009 saya bersama pak Kholid berhasil menekan angka kemiskinan tercepat di Indonesia,” ungkapnya.
Hadir dalam acara silaturahmi gubernur dengan warga OKU timur kali ini, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dan unsur Forkopimda, tokoh agama, alim ulama dan masyarakat umum lainnya dengan penceramah Ustd Fuad Maskuri. (leston/humas)
Pimpinan Pasantren Manarul Hasan sekaligus Ketua NU Banjar Dr Supriyatna mengatakan, bahwa pembangunan masjid ini sebagai sarana ibadah untuk warga sekaligus untuk para santri menimba ilmu.
“Pembangunan ini melibatkan beberapa santri dari berbagai pesantren, dan tentunya kami juga bangga terhadap Polres Banjar yang telah ikut membantu melakukan pengecoran hari ini,” ujarnya.
Sementara Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, melalui Paur Subbag Humas Bripka Shandi Rona mengatakan, dalam karya bhakti ini, Polres Banjar menerjunkan personil dari Sat Sabhara dan Sat Binmas di pimpin oleh Kaur Bin Ops Ipda Eko

Menurut Bripka Shandi, kehadiran anggota Polres Banjar bukan saja melaksanakan tugas dan amanah negara, tetapi harus memberikan manfaat kepada warga masyarakat.
“Kami senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama dalam hal melakukan karya bhakti pembangunan rumah ibadah. Hal ini untuk menciptakan komunikasi sosial yang baik antara Kepolisian dan masyarakat,” kata Bripka Shandi
Ia menambahkan, apa yang dilakukan personil Polres Banjar ini adalah merupakan sikap peduli terhadap warga masyarakat dan tentunya terhadap pesantren yang ada di Kota Banjar
“Kegiatan membantu masyarakat akan terus kami lakukan, sehingga nantinya masyarakat dengan Polri hubungannya akan semakin erat, terlebih dalam membangun bangsa dan negara,” pungkasnya. (Yudhi’s)
Salah satu daerah yang dinilai sukses menciptakan rasa aman bagi masyarakatnya yaitu Kabupaten OKU Timur. Atas prestasi tersebut H.Herman Deru memberikan reward berupa bantuan kendaraan operasional berupa berupa 5 unit sepeda motor roda dua dan 1 unit kendaraan roda empat. Yang diserahkan langsung oleh Gubernur H. Herman Deru kepada Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya di Desa Sidomulyo BK IX Belitang, Minggu (24/11/2019).
Gubernur menyarankan, agar aparat keamanan baik kepolisian dan TNI agar terus berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan informasi atau masukan kepada Gubernur tentang situasi keamanan dan apa yang di butuhkan untuk menunjang rasa aman bagi masyarakat.
“OKU Timur harus bebas dari kerusakan jalan. Jangan takut lagi razia. Jalan sudah bagus. Tahun depan akan ada tanda khusus yang akan kita pasang pada nopol kendaraan. Jadi pengguna kendaraan bemotor tau kapan saatnya mereka harus menbayar pajak,” tambahnya sembari menyebut potensi pajak kendaraan di OKU Timur mencapai Rp 50 miliyar pertahun.